Categories: Surabaya

Terpengaruh Miras, Dua Pemuda di Surabaya Rampas Ponsel Pelajar, Ternyata Adik Teman Sendiri

METROTODAY, SURABAYA – Aksi kriminalitas kembali terjadi di Surabaya. Kali ini, dua pemuda nekat melakukan perampasan telepon seluler (ponsel) seorang pelajar di siang bolong.

Motifnya sungguh memprihatinkan. Kedua pelaku mengaku membutuhkan uang untuk membeli minuman keras (miras) karena sudah kecanduan.

Ironisnya, korban perampasan tersebut ternyata adalah adik dari teman kedua pelaku.

Peristiwa ini terjadi di Kampung Pandugo Gang Dua, Kecamatan Rungkut, Surabaya, dan terekam jelas oleh kamera pengawas CCTV yang terpasang di sekitar lokasi.

Dalam rekaman tersebut, terlihat dua pelaku yang berboncengan sepeda motor mendekati korban, seorang pelajar berinisial M, yang sedang berjalan seorang diri.

Pelaku saat digelandang di Mapolsek Rungkut Surabaya, Senin (29/9), usai ditangkap di dua tempat yang berbeda. (Foto: Istimewa)

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung merampas ponsel yang sedang digenggam korban.

Korban sempat melakukan perlawanan dengan berteriak meminta tolong dan berusaha mengejar kedua pelaku.

Namun karena kalah jumlah dan kecepatan, korban gagal menangkap para pelaku yang berhasil melarikan diri dengan boncengan sepeda motor.

Tidak terima menjadi korban kejahatan, M segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Rungkut Surabaya.

Berbekal rekaman CCTV yang menjadi bukti kuat, tim Buser Polsek Rungkut bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku di tempat persembunyiannya.

Pelaku pertama bernama Panji, warga Rungkut Kidul, ditangkap di pintu air Frontage Road sisi timur Jalan Ahmad Yani. Sementara pelaku kedua bernama Firman, warga Panjang Jiwo, berhasil diringkus di pintu air Jagir.

Dalam pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik Polsek Rungkut, kedua tersangka mengakui perbuatannya.

Mereka mengaku nekat melakukan perampasan karena sudah kecanduan minuman keras dan membutuhkan uang untuk membeli miras.

“Terpaksa melakukan ini karena sudah tidak punya uang lagi untuk membeli miras. Kami sudah kecanduan dan tidak bisa berhenti,” ujar Panji, salah satu tersangka, Senin (29/9).

Kapolsek Rungkut, AKP Agus Santoso, membenarkan adanya penangkapan terhadap kedua pelaku perampasan ponsel tersebut.

“Kami berhasil mengamankan kedua pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang ada. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa kedua pelaku ini sudah sering melakukan tindakan kriminalitas karena terpengaruh minuman keras,” jelas AKP Agus Santoso.

AKP Agus juga menambahkan bahwa pihaknya sangat menyayangkan tindakan kedua pelaku yang tega merampas ponsel seorang pelajar.

Terlebih lagi, korban perampasan tersebut ternyata adalah adik dari teman kedua pelaku.

“Ini sangat memprihatinkan. Seharusnya, mereka saling menjaga dan melindungi, bukan malah melakukan tindakan kriminalitas,” tegasnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman pidana penjara lebih dari lima tahun.

Saat ini, kedua tersangka mendekam di dalam tahanan Mapolsek Rungkut Surabaya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain atau kasus perampasan lainnya yang dilakukan oleh kedua tersangka,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

5 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

5 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

5 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

7 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.