Categories: Gresik

Dari Dapur ke Pasar Global: 360 UMKM Gresik Digembleng Jadi Pengusaha Tangguh

METROTODAY, GRESIK – Gresik mulai bergerak serius menyiapkan pelaku usaha lokal untuk bersaing di kancah yang lebih luas. Terbukti dengan digelarnya pelatihan intensif selama lima hari yang diikuti 350 pengusaha mikro dan kecil se-Kabupaten Gresik.

“Kami ingin usaha kecil tidak sekadar bertahan, tapi mampu bertransformasi menjadi bisnis berkelas,” tegas Darmawan, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Gresik, saat membuka acara di Aula Mandala Bhakti Praja pada Senin (21/4/2025).

Kegiatan yang digagas Dinas Koperasi dan Perindustrian setempat ini dihadiri berbagai pemangku kepentingan, mulai dari perwakilan KEK JIIPE hingga aparat penegak hukum.

Yang menarik, peserta yang datang berasal dari beragam sektor usaha. Mulai dari pengrajin batik, produsen makanan rumahan, hingga konveksi kecil. Mereka antusias menyimak berbagai materi mulai dari manajemen keuangan, strategi pemasaran digital, hingga teknik negosiasi dengan mitra bisnis besar.

“Peluang kolaborasi dengan perusahaan di KEK JIIPE harus dimanfaatkan optimal,” tambah Darmawan. Ia mencontohkan bagaimana usaha kecil bisa menjadi pemasok bagi industri besar dengan standar yang kompetitif.

Di antara peserta, Rina – pemilik usaha keripik pisang asal Manyar – terlihat bersemangat. “Selama ini kami hanya mengandalkan pasar tradisional. Pelatihan ini membuka wawasan bagaimana menjangkau konsumen lebih luas,” ujarnya sambil menunjukkan catatan rapi berisi strategi pemasaran online seperti dilansir dari laman resmi Kabupaten Gresik.

Kehadiran perwakilan dari Balai Besar Kerajinan dan Batik serta Kejaksaan Negeri menunjukkan keseriusan program ini. Mereka memberikan pembekalan tentang perlindungan merek dagang dan aspek legal lainnya yang sering diabaikan pelaku UMKM.

“Ini baru langkah awal. Kami akan terus mendampingi sampai benar-benar mampu mandiri,” janji Darmawan. Para peserta pun sepakat, pelatihan semacam ini sangat dibutuhkan untuk mengubah pola pikir dari sekadar pedagang kecil menjadi pengusaha sejati.

Dengan semangat baru ini, Gresik bertekad mencetak lebih banyak pengusaha tangguh yang tidak hanya menguasai pasar lokal, tapi siap bersaing di tingkat regional bahkan global. Sebuah langkah konkret mewujudkan kemandirian ekonomi daerah.(*)

Dwi Shintia Irianti

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

5 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

5 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

5 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

7 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.