Categories: Nasional

Mensos Kutuk Keras Kasus Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati, Minta Pelaku Dihukum Seumur Hidup

Meski kasus ini sangat melukai citra dunia pesantren, Gus Ipul berharap masyarakat tidak menyamaratakan semua lembaga pendidikan agama.

Ia menekankan bahwa masih jauh lebih banyak pondok pesantren yang memberikan pelayanan dan pendidikan moral yang baik bagi generasi muda.

Saat ini, para korban terus mendapatkan pengamanan dan pemulihan trauma dari berbagai pihak agar masa depan mereka tidak hancur akibat perbuatan sang predator.

Kementerian Sosial bersama Komnas Perlindungan Anak kini tengah bergerak cepat untuk memastikan keadilan ditegakkan dan korban pulih kembali. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Profesor Elektro ITS Gagas Integrasi Kendaraan Otonom Laut Udara, Siap Perkuat Kedaulatan Maritim Indonesia

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi tantangan tersendiri dalam menjaga konektivitas, keselamatan, serta pengawasan wilayah antarpulau.…

2 days ago

Sementara Dititipkan ke Rumah Aman, Pemkot Surabaya Tunggu Putusan Hak Asuh Anak Pasutri Viral

Pemkot Surabaya mengambil alih sementara hak asuh anak berinisial A dari pasangan suami istri Sunar…

2 days ago

Panther Solutions Minta Polemik Iuran di CitraLand Diselesaikan lewat Mediasi

Polemik mengenai tata kelola iuran RT/RW dan Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL) di kawasan CitraLand Surabaya…

2 days ago

Klaim Lahan Berbeda, DPRD Surabaya Desak PT KAI Selesaikan Aset via Musyawarah

Nasib warga yang telah lama bermukim di kawasan emplasemen Stasiun Surabaya Pasar Turi menjadi sorotan…

3 days ago

Hadapi Krisis Lingkungan, Menteri LH Ajak Mahasiswa Bangun Kedaulatan Ekologi

Peran sivitas akademika di perguruan tinggi dinilai menjadi penentu arah serta masa depan bangsa. Hal…

3 days ago

Dari Balap Karung hingga Makan Kerupuk, Anak Disabilitas di Surabaya Ceria Sambut HUT Kemerdekaan

Suasana penuh keceriaan menyelimuti Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Kampung Anak Negeri (Kanri) Kalijudan, Surabaya.…

3 days ago

This website uses cookies.