Kemajuan teknologi membuka akses luas bagi perempuan untuk berkarya, bersuara, dan membangun jejaring di ruang maya. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat tantangan serius berupa meningkatnya kerentanan terhadap
AS, pendiri dan pengasuh di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, diketahui tega mencabuli hingga menghamili sejumlah santriwatinya yang masih di bawah umur. Aksi bejat ini memicu kemarahan publik dan reaks
Korps HMI-Wati (Kohati) Cabang Jember menyoroti peningkatan kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Jember. Ketua Kohati Cabang Jember, Hanny Hilmia Fairuza, menyebut data dari Unit Pelaksana Teknis Daerah
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menilai temuan 75 persen narapidana yang mendekam di lembaga pemasyarakatan (lapas) di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan pelaku kejahatan seksual sebagai fenomena