Dari 33.000 unit yang dibantu, diproyeksikan mampu menyerap hingga 99.000 tenaga kerja, serta menggerakkan sektor logistik, toko bangunan, hingga usaha kuliner di sekitar lokasi.
“Ini akan menggerakkan semua sektor. Bahkan warung-warung jualan di sekitar proyek juga akan ikut merasakan. Karena para pekerja pasti makan. Jadi ekonomi akan bergerak luar biasa,” imbuhnya.
Sementara itu, Wali Kota Eri Cahyadi menjelaskan bahwa kunci keberhasilan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Surabaya adalah semangat gotong royong melalui program Kampung Pancasila.
Meski kemampuan APBD Kota hanya mampu memperbaiki sekitar 2.400 unit per tahun, namun berkat sinergi dengan kementerian dan swasta, target tahun ini bisa melonjak tajam.
“Tahun ini InsyaAllah bisa mencapai 4.000 unit. Pemkot bisa melakukan 2.400, lalu Pak Menteri PKP menyumbang 1.000 unit. Sisanya dibantu oleh pengembang besar seperti Pakuwon dan Ciputra,” ungkap Eri.
“Membangun kota tidak bisa hanya mengandalkan APBD, tapi butuh sinergi. Saya gerakkan pengusaha, tunjukkan hasilnya, mereka percaya dan alhamdulillah tahun ini bisa capai angka tersebut,” tuturnya.
Tim kesehatan Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian utama dan pengawasan ketat terhadap penyediaan…
Jumlah jemaah haji yang menggunakan kursi roda menjadi perhatian khusus bagi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji…
Perjuangan luar biasa ditunjukkan oleh pasangan suami istri (pasutri) lanjut usia (lansia) asal Sedati, Sidoarjo,…
Aksi nekat seorang pria paruh baya berakhir mengenaskan usai menjadi bulan-bulanan warga. Pelaku berhasil diamankan…
Memasuki fase gelombang kedua, suasana di Embarkasi Surabaya mulai mengalami penyesuaian prosedur bagi para jemaah…
Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…
This website uses cookies.