Pelaku pencurian HP saat diamankan oleh petugas untuk menghindari amukan massa di Simomulyo, Surabaya, Rabu (6/5). (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Aksi nekat seorang pria paruh baya berakhir mengenaskan usai menjadi bulan-bulanan warga.
Pelaku berhasil diamankan setelah tertangkap tangan mencuri telepon genggam di kawasan Simomulyo Barat, Tol Tiga, Sukomanunggal, Surabaya, Rabu (6/5).
Yang membuat aksinya tergolong berani, pelaku masuk ke dalam rumah saat sang pemilik masih berada di lokasi.
Beruntung, nyawa pelaku berhasil diselamatkan oleh petugas yang berada di sekitar tempat kejadian perkara sebelum dihajar lebih keras oleh massa yang emosi.
Kerumunan warga tampak sangat emosional saat mengepung pelaku.
Sejumlah warga bahkan sempat melayangkan bogem mentah ke arah pria yang mengaku warga Sawahan tersebut, sebelum akhirnya diamankan oleh petugas gabungan.
Menurut korban bernama Alicia, kejadian bermula saat dirinya baru saja keluar rumah dan melihat seseorang keluar dari huniannya.
Awalnya, korban mengira orang tersebut adalah kurir paket. Namun, setelah melakukan pengecekan melalui rekaman CCTV, terlihat jelas bahwa pelaku membawa kabur ponsel miliknya.
“Awalnya saya kira kurir, tapi setelah dicek CCTV ternyata dia bawa HP saya.” ujar Alicia.
Pelaku yang sempat berhasil melarikan diri, akhirnya ditemukan tidak sengaja oleh korban saat sedang berangkat kerja bersama sang adik, tidak jauh dari lokasi rumah.
Menyadari wajah yang sudah dikenali dari CCTV, korban pun turun dari kendaraan dan menghampiri pelaku sambil berteriak “Maling!”.
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar pun berhamburan membantu dan berhasil menangkap pelaku.
Saat digeledah oleh petugas Satpol PP dan anggota TNI, pelaku tidak dapat mengelak lagi dan hanya bisa pasrah.
Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit telepon genggam milik korban dan sejumlah uang tunai.
Untuk menghindari amukan massa yang semakin besar dan menjaga keamanan, pelaku segera dibawa ke kantor polisi terdekat guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ahm)
Pengguna media sosial dituntut untuk bijak dan berhati-hati. Sebab, di era digitalisasi, hoaks, ujaran kebencian,…
Polrestabes Surabaya berhasil membongkar sindikat kelas kakap praktik perjokian dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT)…
Seorang jemaah haji hendak kabur dari Asrama Haji Surabaya, Kamis (7/5) malam. Tak hanya itu…
Pemkot) Surabaya terus memperkuat fondasi sebagai Smart City melalui transformasi digital yang masif. Fokus utama…
Hingga tahun 2026, tercatat empat taman besar di Kota Pahlawan telah resmi menyandang status tersertifikasi…
Tim kesehatan Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian utama dan pengawasan ketat terhadap penyediaan…
This website uses cookies.