Categories: Kabar Haji

Diperiksa Tiga Kali Sehari, Kualitas Makanan Jemaah Haji di Embarkasi Surabaya Tetap Terjaga

METROTODAY, SURABAYA – Tim kesehatan Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) memberikan perhatian utama dan pengawasan ketat terhadap penyediaan serta pengolahan makanan bagi jemaah haji di Embarkasi Surabaya.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh konsumsi memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kesehatan agar kondisi fisik jemaah tetap prima selama menjalankan ibadah.

​Kepala Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, Rosidi Roslan, meninjau langsung area dapur untuk memastikan menu makanan tersaji dengan kualitas konsisten, baik pada gelombang pertama maupun gelombang berikutnya.

Pemeriksaan dilakukan secara rutin sebanyak tiga kali sehari, mencakup tahap persiapan bahan baku, proses memasak, hingga penyajian.

​“Hingga saat ini kondisi makanan dalam keadaan sangat baik. Kami melakukan pemeriksaan sebanyak tiga kali dalam satu hari. Dimulai saat persiapan bahan, pada saat proses memasak, dan setelah makanan siap disajikan. Semua harus dipastikan bersih dan layak dikonsumsi,” ujar Rosidi, Kamis (7/5).

​Rosidi juga menekankan pentingnya kesehatan para petugas katering. Sebelum bertugas, personel dapur menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan mereka tidak mengidap penyakit menular. Selain faktor higienitas, komposisi rasa juga diperhatikan, terutama bagi jemaah lanjut usia.

“Kami juga mengatur penggunaan bumbu. Bumbu yang sifatnya merangsang tidak boleh digunakan secara berlebihan. Makanan juga tidak dibuat terlalu pedas demi menjaga kesehatan pencernaan jemaah,” tuturnya.

​Meskipun sempat ada masa penyesuaian di hari-hari awal, Rosidi menegaskan bahwa memasuki hari selanjutnya, seluruh sistem pengolahan makanan telah berjalan lancar tanpa catatan masalah berarti.

​Sementara itu owner katering dan dapur Embarkasi Surabaya, dr. Qonita, menyampaikan bahwa hingga keberangkatan gelombang kedua ini seluruh layanan katering berjalan sesuai rencana.

Menurutnya, tantangan utama di lapangan hanyalah jadwal keberangkatan yang tentatif. Namun hal ini sudah dapat diantisipasi dengan baik.

​“Tidak ada kendala yang berarti. Hanya saja jadwal keberangkatan ini bersifat tentatif, bisa maju atau bisa tepat waktu yang sudah ditetapkan. Tapi hal ini sudah kami sesuaikan dengan baik dalam setiap tahap persiapan makanan,” jelas dr. Qonita.

​Untuk jemaah yang tiba malam hari tetap menjamin ketersediaan konsumsi dalam bentuk nasi kotak. Khusus bagi jemaah lansia dan kelompok risiko tinggi (risti), pihak katering menyediakan menu khusus dengan tekstur yang lebih lembut.

​“Menu lansia itu kayak nasinya dibikin bubur, terus dagingnya kita suwir gitu, jadi memudahkan lansia untuk makan,” papar dr. Qonita. Ia juga menambahkan bahwa variasi menu terus berganti setiap harinya berdasarkan menu standar dari Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

10 hours ago

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…

10 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

21 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

21 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

22 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

22 hours ago

This website uses cookies.