Categories: Nasional

PWNU NTB Resmi Calonkan Diri Tuan Rumah Muktamar NU ke-35 2026

METROTODAY, MATARAM – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi mengajukan pencalonan diri kepada PBNU sebagai tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama pada tahun 2026.

Ketua PWNU NTB, Prof. Masnun Tahir, menegaskan bahwa Bumi Gora tidak hanya sekadar ikut meramaikan bursa, tapi sudah dalam posisi siap secara administratif maupun mental.

Salah satu kartu as yang diusung NTB adalah restu langsung dari sosok karismatik, TGH Lalu Turmuzdi Badaruddin, atau yang akrab disapa Datok Bagu.

Sebagai Rais Syuriah PWNU NTB sekaligus ulama sepuh NU Indonesia, Datok Bagu disebut sangat menginginkan hajat akbar lima tahunan itu digelar di NTB.

“Beliau memerintahkan kami jajaran Tanfidziyah untuk bersurat dan memohon ke PBNU. Bahkan, beliau secara pribadi sudah bersurat ke Presiden demi kesuksesan ini,” ujar Prof. Masnun yang juga menjabat Rektor UIN Mataram itu, Selasa (31/3).

Jika disetujui, rencananya pembukaan Muktamar akan dipusatkan di Pondok Pesantren Bagu, Lombok Tengah.

PWNU NTB sangat percaya diri bisa menyisihkan kandidat kuat lainnya seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Lalu Daud Nurjadi, Sekretaris PWNU NTB, menyebut bahwa NTB adalah pilihan paling aman untuk menghindari polarisasi yang kerap memanas jika Muktamar digelar di Pulau Jawa.

“Dibanding daerah lain di Jawa, NTB ini paling netral. Kami ingin membawa semangat Muktamar keluar dari Jawa agar dampak konsolidasi dan ekonominya merata,” tegas Daud.

Selain alasan organisasi, PWNU NTB menawarkan konsep “Muktamar Plus-Plus”. Mengingat NTB adalah destinasi wisata kelas dunia, para muktamirin (peserta muktamar) nantinya bisa ber-Muktamar sekaligus menikmati keindahan alam Lombok dan Sumbawa.

Dukungan pun sudah mengalir deras, tidak hanya dari internal NU, tapi juga dari organisasi lintas batas seperti Muhammadiyah, NW, hingga NWDI, serta lampu hijau dari pemerintah daerah setempat.

Pengalaman sukses menggelar Munas Alim Ulama dan Konbes NU beberapa tahun silam menjadi bukti otentik bahwa NTB bukan pemain baru dalam mengelola hajatan ribuan massa. (MT)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Sehari Jelang Penutupan Operasional Haji 2026, 95 Persen Jemaah Debarkasi Surabaya Sudah Pulang ke Tanah Air

Menjelang berakhirnya rangkaian pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, proses kepulangan jemaah Debarkasi Surabaya telah mencapai…

5 hours ago

Jalan Radial Road Lontar Surabaya Resmi Diuji Coba, Jalan Lontar jadi Satu Arah

Pemkot Surabaya resmi membuka akses Jalan Radial Road Lontar. Pembukaan jalan di kawasan Surabaya Barat…

6 hours ago

Raih Gelar Doktor Pertama Prodi Hukum Unair, Nyai Lelly Tawarkan Model Pendidikan Berbasis Qonun Asasi NU

Lelly Lailiyah Novianti resmi menyandang gelar doktor setelah berhasil menyelesaikan ujian doktor terbuka yang digelar…

6 hours ago

Terlihat Santai di Rekaman CCTV, Maling Gondol Motor Media Officer Persebaya di Made Surabaya

Nasib kurang beruntung menimpa Jonathan Yohvino, Media Officer Persebaya Surabaya. Ia harus kehilangan sepeda motor…

7 hours ago

Pengunduran Diri Pelatih Tak Cukup, Skuad Korsel Pulang Disambut Amarah Suporter dan Murka Istana

Langkah lemas skuad Korea Selatan saat menapakkan kaki di Bandara Internasional Incheon pada Selasa subuh…

8 hours ago

Oranje Masuk Angin di Monterrey, Niat Mengulur Waktu Malah Keterusan Ulur Sampai Bandara

Maroko kembali menegaskan statusnya sudah bukan lagi kuda hitam. Setelah mampu menembus semifinal Piala Dunia…

9 hours ago

This website uses cookies.