Categories: Surabaya Raya

DPKP Surabaya Padamkan Karhutla di Bromo, Medan Berat dan Lautan Pasir Jadi Tantangan

METROTODAY, SURABAYA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan personel serta peralatan untuk membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sebanyak lima personel diterjunkan dengan dua armada satu mobil pemadam berkapasitas 3.000 liter dan satu mobil ranger untuk bertugas bersama unsur gabungan di titik-titik yang sulit dijangkau.

Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menjelaskan pengerahan dilakukan setelah menerima permintaan dukungan dari BPBD Jawa Timur dan Sekretaris Daerah Kota Surabaya, Sabtu (8/8) malam. Tim berangkat, Minggu (9/8) pagi.

“Kami diminta membantu penanganan karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Setelah berkoordinasi, tim rescue dan pasukan rayon langsung berangkat,” kata Laksita, Rabu (12/8).

Petugas DPKP Kota Surabaya saat memadamkan api di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN-BTS). (Foto: Istimewa)

Kebakaran di kawasan TN-BTS tercatat telah berlangsung sejak 3 Agustus, dengan api dilaporkan meluas hingga kawasan utara B29 dan bergerak ke wilayah sekitar kaldera.

Tim yang diterjunkan terdiri atas tiga personel tim penyelamat dan dua personel pasukan rayon.

“Fire truck yang kami bawa kapasitasnya 3.000 liter. Karena personelnya lima orang dan masih ada beberapa peralatan yang harus dibawa, kami juga menggunakan mobil ranger,” ujarnya.

Selama bertugas, tim Surabaya membantu pemadaman di jalur Pasar Berisik hingga menuju Ranu Pane.

Medan yang berat menjadi tantangan utama sejumlah lokasi tak dapat dijangkau kendaraan sehingga digabungkan dengan pengeboman air menggunakan helikopter.

“Medannya memang cukup berat. Ada beberapa lokasi yang tidak bisa dijangkau langsung oleh tim pemadam sehingga dilakukan pemadaman melalui water bombing menggunakan helikopter,” jelasnya.

Selain kendaraan, tim juga membawa dua unit alat pemadam portabel tipe ransel AFT Backpack berkapasitas 10 liter bertekanan tinggi yang dinilai sangat efektif untuk titik api tersulit.

“Sangat membantu ketika ada titik api yang padat dan harus segera dipadamkan,” tambahnya.

Kendala lain ditemui saat mobilisasi kendaraan sempat terperosok di lautan pasir, terutama saat siang hari ketika pasir menjadi lebih lunak dan sulit dilalui. Meski demikian, semua personel dilaporkan aman.

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taiwan Bidik Pasar Wisatawan Indonesia, Peluang Penerbangan Langsung Surabaya Kembali Terbuka

Taiwan kembali membidik pasar wisatawan Indonesia. Menjelang musim liburan akhir tahun dan Tahun Baru, promosi…

2 hours ago

9 Apartemen di Surabaya dari Hibah KPK Terbengkalai: Plang Rampasan Terpasang, Calon Penyewa Mundur

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas penyerahan 10 unit aset rampasan negara yang…

5 hours ago

Bahagianya Lansia di Griya Wreda Ikuti Lomba Agustusan: Jaga Kebugaran, Daya Ingat dan Kebersamaan

Semangat kemerdekaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan Kamis (13/8), saat ratusan lansia penghuni berkumpul mengikuti lomba…

5 hours ago

Mentan Amran Siap Usut: Ada yang Mainkan Harga Pakan dan Telur di Surabaya, Diduga Juga Biayai Demo

Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penjelasan lengkap terkait fluktuasi harga dan pasokan telur yang sempat…

7 hours ago

Usai Juara Piala Presiden, Persebaya Siap Hadapi Penang FC di Stadion GBT

Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…

1 day ago

Gegara Ban Pecah, Truk Bermuatan Sepeda Angin Terguling di Jalan Raya Dupak Surabaya

Arus lalu lintas di Jalan Raya Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya tersendat pada Rabu (12/8) siang.…

1 day ago

This website uses cookies.