Jajaran Kanwil Kemenag Provinsi Jatim melakukan aksi bersih-bersih di Masjid Al-Ikhlas yang dipimpin langsung oleh Kakanwil, Akhmad Sruji Bahtiar. (Foto: istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Kanwil Kemenag Jatim) turut menyemarakkan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (Geber Masjid) Tahun 2026 yang digelar serentak di berbagai daerah di Indonesia. Di Jawa Timur, jajaran Kanwil Kemenag Jatim melaksanakan aksi gotong royong membersihkan Masjid Al-Ikhlas di lingkungan kantor wilayah.
Pembukaan kegiatan dipusatkan di Masjid Fatahillah, Balai Kota Jakarta, dan dibuka langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, diikuti secara serentak oleh jajaran Kementerian Agama bersama masyarakat di berbagai daerah.
Dalam sambutannya, Menag menjelaskan makna mendasar dari menjaga kebersihan rumah ibadah.
“Rumah ibadah adalah tempat manusia berkomunikasi dengan Tuhan. Dengan beribadah di rumah ibadah, pikiran yang bengkok menjadi lurus dan hati yang kotor menjadi bersih,” tutur Nasaruddin, Selasa (11/8).
Menag juga mengajak masyarakat memaknai kegiatan bersih-bersih masjid sebagai wujud memuliakan rumah Allah.
“Kalau kita membersihkan masjid, sama saja kita membersihkan rumah Allah,” tegasnya.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, beserta jajaran mengikuti pembukaan secara virtual. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar membersihkan fisik bangunan, melainkan mendorong semangat kebersamaan dan kemakmuran masjid.
“Masjid adalah rumah Allah yang menjadi tempat umat beribadah, belajar, bersilaturahmi, dan membangun kehidupan sosial keagamaan. Karena itu, menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid merupakan bentuk kepedulian kita terhadap rumah ibadah sekaligus bagian dari upaya memakmurkannya,” ujar Bahtiar.
Ia berharap semangat gotong royong yang terbangun tidak berhenti pada satu hari kegiatan saja.
“Geber Masjid menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong. Kita ingin gerakan ini tidak berhenti pada satu hari kegiatan, tetapi menjadi kesadaran bersama untuk terus menjaga kebersihan, merawat, dan memakmurkan masjid secara berkelanjutan,” tuturnya.
Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Jatim, Munir, menegaskan bahwa kegiatan ini sejatinya membangun kesadaran bersama.
“Geber Masjid bukan sekadar membersihkan bangunan, tetapi membangun kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat dan pengurus masjid di Jawa Timur terlihat dari tingginya partisipasi. Per data Sistem Informasi Masjid (SIMAS), tercatat 12.161 masjid di Jawa Timur ikut serta dalam gerakan ini.
Partisipasi ini sekaligus menjadi rangkaian menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Masjid yang tercatat melalui SIMAS juga berkesempatan memperoleh sertifikat apresiasi dari Kementerian Agama. (ahm)
BRI Region 12 Surabaya melalui BRI Kantor Cabang (Kancab) Kapas Krampung Surabaya menyerahkan bantuan satu…
Anggota Komisi X DPR RI sekaligus pentolan Dewa 19 Ahmad Dhani Prasetyo mengunjungi Gedung DPRD…
Mochammad Fadillah Akbar, mahasiswa Program Studi Pendidikan Khusus, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Surabaya…
Ada cara berbeda untuk merayakan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Surabaya. Pemerintah…
Warga dikejutkan adanya jenazah yang mengapung di perairan bawah Jembatan Suramadu, kawasan Tambak Wedi Lama,…
Situasi darurat bisa datang tiba-tiba. Dalam waktu singkat, relawan dapat menghadapi beragam kondisi korban, lokasi…
This website uses cookies.