Categories: Nasional

Mentan Amran Siap Usut: Ada yang Mainkan Harga Pakan dan Telur di Surabaya, Diduga Juga Biayai Demo

METROTODAY, SURABAYA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penjelasan lengkap terkait fluktuasi harga dan pasokan telur yang sempat melimpah di pasaran.

Menurutnya, akar masalahnya adalah akselerasi produksi yang ditingkatkan untuk mencegah kekurangan dan impor yang berjalan berlebih saat masa libur menahan penyerapan pasar.

“MBG adalah substansinya adalah offtaker produk-produk pertanian dari 160 juta petani, peternak, perikanan, dan seterusnya. Nah, kita melakukan akselerasi produksi mengantisipasi kekurangan telur. Jangan sampai kita impor,” ujar Amran, Kamis (13/8) saat di Surabaya.

Produksi telur terus berjalan tanpa henti ayam tidak bisa berhenti bertelur sementara masa libur membuat penyerapan pasar terhenti beberapa hari.

Kini penyerapan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah ditingkatkan: yang dulunya 1 butir per minggu, kini menjadi 3 kali lipat.

“Solusinya adalah setelah sekarang MBG jalan lagi, yang dulunya telur 1 butir per minggu dijadikan 3 kali. Nah, itu sekarang harga sudah merangkak naik,” jelasnya.

Amran menegaskan kebijakan tegas terkait harga pakan ternak tidak boleh naik. “Pakan, harga pakan tidak boleh naik. Kalau naik, importirnya izinnya aku cabut Itu hak saya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti dugaan permainan harga dan manipulasi pasar. Menurutnya ada dugaan pengusaha bermain-main. Mulai hari ini kita periksa.

“Harus ditindak! Jangan coba-coba mafia bermain di sektor pangan! Dia untung setiap impor, jual pakan mahal ke peternak pemerintah yang dihujat, baru dia dapat untung,” tegasnya.

Satu langkah tegas telah diambil koordinator MBG wilayah Surabaya sudah dihentikan karena tidak membeli telur sesuai harga yang ditetapkan pemerintah.

Amran juga menyampaikan adanya dugaan bahwa pihak yang merugikan mencoba mengalihkan isu, bahkan ada dugaan membiayai unjuk rasa.

“Dia menerima untung, tapi mau untung lebih lalu mengalihkan isu. Ada dugaan mereka membiayai demo tunggu saja hasilnya,” ujarnya.

Amran menegaskan posisinya tidak akan berkompromi. “Saya pertaruhkan segalanya demi rakyat Indonesia. Jabatan itu hanya titipan. Saya pilih rakyat kecil, bukan mereka yang mempermainkan rakyat kecil,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Taiwan Bidik Pasar Wisatawan Indonesia, Peluang Penerbangan Langsung Surabaya Kembali Terbuka

Taiwan kembali membidik pasar wisatawan Indonesia. Menjelang musim liburan akhir tahun dan Tahun Baru, promosi…

2 hours ago

9 Apartemen di Surabaya dari Hibah KPK Terbengkalai: Plang Rampasan Terpasang, Calon Penyewa Mundur

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas penyerahan 10 unit aset rampasan negara yang…

5 hours ago

Bahagianya Lansia di Griya Wreda Ikuti Lomba Agustusan: Jaga Kebugaran, Daya Ingat dan Kebersamaan

Semangat kemerdekaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan Kamis (13/8), saat ratusan lansia penghuni berkumpul mengikuti lomba…

5 hours ago

DPKP Surabaya Padamkan Karhutla di Bromo, Medan Berat dan Lautan Pasir Jadi Tantangan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan personel serta peralatan untuk membantu penanganan kebakaran…

18 hours ago

Usai Juara Piala Presiden, Persebaya Siap Hadapi Penang FC di Stadion GBT

Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…

1 day ago

Gegara Ban Pecah, Truk Bermuatan Sepeda Angin Terguling di Jalan Raya Dupak Surabaya

Arus lalu lintas di Jalan Raya Dupak, Kecamatan Bubutan, Surabaya tersendat pada Rabu (12/8) siang.…

1 day ago

This website uses cookies.