Categories: Nasional

Demi Keabsahan Tawaf, Gubernur Jatim Khofifah Minta PPIH Kloter Embarkasi Surabaya Paham Persoalan Haid

METROTODAY, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengusulkan agar materi Fiqhun Nisa atau fikih wanita dimasukkan dalam kurikulum Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Petugas Haji. Usulan ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum dan ketenangan bagi jemaah perempuan saat menjalankan ibadah di tanah suci.

Usulan tersebut disampaikan Khofifah saat memberikan arahan pada pembukaan Diklat Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Rabu (4/2). Ia menilai, pemahaman mendalam mengenai fikih wanita sangat mendesak karena banyaknya persoalan teknis ibadah yang berkaitan dengan kondisi biologis perempuan.

“Dalam pelaksanaan ibadah haji itu sering kali perempuan khawatir ibadahnya tidak sah. Banyak pertanyaan yang muncul, sementara tidak semua bisa terjawab saat manasik,” ujar Khofifah.

Khofifah menjelaskan bahwa persoalan seperti penentuan status haid atau suci sering menjadi sumber keraguan besar bagi jemaah. Hal ini berdampak langsung pada pelaksanaan rukun haji yang tidak bisa diwakilkan, salah satunya adalah tawaf ifadah.

“Persoalan datang bulan itu hanya bisa dipahami sepenuhnya oleh perempuan. Ketika jemaah ragu, mereka butuh pendamping yang paham dan bisa memberi kepastian,” tegasnya.

Tidak hanya bagi jemaah perempuan, Khofifah juga mengingatkan pentingnya penguatan literasi fikih secara umum bagi seluruh petugas. Ia menyoroti hal-hal teknis seperti penggunaan pakaian ihram bagi laki-laki yang kerap kurang sempurna saat menempuh perjalanan jauh di pesawat atau bus.

“Kalau petugas PPIH memiliki pemahaman fikih yang kuat, mereka bisa menjadi pendamping sekaligus membantu menyelesaikan keraguan jemaah di lapangan,” tegasnya.

Khofifah juga mengapresiasi langkah penyelenggara yang menggelar diklat lebih awal. Menurutnya, waktu persiapan yang panjang akan memperkuat koordinasi dan konektivitas antarpetugas pelayan jemaah di setiap kloter.

Dengan adanya penguatan materi Fiqhun Nisa, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berharap jemaah haji, khususnya perempuan, dapat beribadah dengan lebih tenang, yakin, dan sesuai dengan tuntunan syariat Islam. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

11 hours ago

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…

12 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

23 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

23 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

23 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

24 hours ago

This website uses cookies.