Categories: Lifestyle

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

METROTODAY, SURABAYA – Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta faktor keturunan. Meski demikian, konsumsi gula dan garam bagi anak-anak belum memiliki batasan yang diatur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan.

Spesialis gizi klinis, Dominikus Raditya Atmaka, S.Gz., MPH., menjelaskan bahwa kasus diabetes pada anak belakangan ini memang tercatat semakin banyak.

Namun perlu dipahami, sebagian besar merupakan Diabetes Melitus Tipe-1 yang penyebab utamanya adalah faktor genetik atau kelainan metabolik bawaan, bukan semata-mata akibat pola hidup.

“Kasus kejadian diabetes pada anak didominasi Diabetes Melitus tipe 1 yang biasanya diwariskan secara genetik atau kelainan metabolik bawaan, bukan karena faktor gaya hidup,” ungkap Domi, Sabtu (8/8).

Kondisi ini tentu berbeda dengan Diabetes Melitus Tipe-2 yang banyak menjangkiti orang dewasa akibat pola hidup buruk.

Sebagai acuan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2013 telah menetapkan anjuran batas konsumsi gula, garam, dan lemak bagi orang dewasa, yaitu maksimal 50 gram gula, 5 gram garam, dan 67 gram lemak per hari.

Namun untuk anak-anak yang batas usianya merujuk pada masa sebelum puber atau sekitar usia 13–15 tahun belum ada pengaturan serupa secara khusus.

Meski belum diatur dalam perundang-undangan, Dominikus menegaskan konsumsi natrium dan karbohidrat bagi anak tetap harus mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG). Jika berlebihan, dampaknya tetap berisiko muncul di masa depan.

“Jika mengonsumsi berlebihan pasti akan ada efeknya ke depan seperti obesitas, hipertensi, dan lain-lain,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan perhatian terhadap kandungan gula pada susu formula. Mengingat ASI maupun susu formula alami mengandung gula seperti laktosa, fruktosa, dan glukosa, maka gula tambahan yang dicampurkan ke dalam susu formula sebaiknya dibatasi.

“Terutama untuk kadar gula sederhana yang ditambahkan atau dicampurkan dalam susu formula maksimal 5 persen. Selain itu perlu diatur jumlah konsumsi kalori harian supaya tidak membuat kadar gula darah meningkat terlalu drastis,” papar pakar pengembangan produk makanan sekaligus dosen gizi unair tersebut.

Bagi anak yang telah menderita Diabetes Melitus Tipe-1 menurutnya pengobatan utama yang diberikan adalah suntikan insulin. Namun demikian, pengaturan makan tetap menjadi kunci agar kadar gula darah terjaga stabil.

“Anjuran jadwal, jumlah, dan jenis makanan minuman yang dikonsumsi wajib dipatuhi agar tidak memicu penurunan gula darah secara drastis atau hipoglikemia yang berbahaya,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

3 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

15 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

15 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

16 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

16 hours ago

Profesor Elektro ITS Gagas Integrasi Kendaraan Otonom Laut Udara, Siap Perkuat Kedaulatan Maritim Indonesia

Sebagai negara kepulauan, Indonesia menghadapi tantangan tersendiri dalam menjaga konektivitas, keselamatan, serta pengawasan wilayah antarpulau.…

2 days ago

This website uses cookies.