Jaksa Agung ST Burhanudin. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, Jakarta ,- Penyidik Kejaksaan Agung dugaan korupsi tata niaga minyak mentah pada PT Pertamina Patra Niaga terus bekerja.
Bahkan, Jaksa Agung ST Burhanudin berharap bahwa pengusutan kasus itu dilakukan secepat-cepatnya. Hal tersebut agar masyarakat segera mendapatkan kepastian.
Burhanudin mengungkapkan pihaknya saat ini menggandeng ahli keuangan negara untuk menghitung kepastian kerugian negara. “Berapa kerugian riil akan kami hitung,” ujar Jaksa Agung ST Burhanudin dalam konferensi pers bersama PT Pertamina.
Dia mengatakan bahwa pihaknya akan melihat lebih dalam lagi terhadap kasus itu.
Namun demikian, untuk sementara ini, tidak ada lagi penambahan tersangka dalam kasus itu. Saat ini penyidik sudah menetapkan tujuh orang tersangka. Salah satunya adalah Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan.
Setelah penyidikan tuntas, lanjut dia, pihaknya akan melihat lagi seperti apa kasus itu.
Termasuk pasal apa yang seharusnya ditetapkan. “Nanti penyidik akan melihat lagi apakah ada hal-hal yang memberatkan,” katanya.
Termasuk ketika korupsi dilakukan di era 2018-2023 dimana pada kurun waktu tersebut terjadi pandemi covid-19.
“Nanti kalau benar demikian bisa kami ancamkan hukuman mati,” terangnya.
Diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi pada pengelolaan minyak mentah. Nilai kerugian negara dalam kasus itu sangat fantastis, yakni Rp 193 triliun.
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
Pemasangan pagar tinggi di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya menuai sorotan. Anggota Komisi B DPRD…
Kanwil DJP Jatim II mencatat penerimaan pajak telah mencapai Rp16,08 triliun. Kepatuhan wajib pajak juga…
Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Prof. Dr. Sindy Cornelia Nelwan, drg., Sp.KGA., K-KGA.,…
Operasi Pencarian dan Pertolongan khusus penanganan kebakaran KM Mutiara Sentosa II resmi dihentikan dan dialihkan…
Dua jenazah korban kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 telah resmi diserahterimakan kepada pihak keluarga. Tim…
This website uses cookies.