Categories: Kabar Haji

Penjual Krupuk Asal Lamongan Wujudkan Mimpi Berhaji setelah Menabung 14 Tahun

“Saya ini hanya orang kecil. Penghasilan sehari bisa berbeda-beda, kadang ada lebihnya Rp 25 ribu, kadang sampai Rp 50 ribu. Apapun sisanya, pasti saya sisihkan untuk ditabung. Itu saja yang saya lakukan setiap hari,” jelasnya.

Ia telah mendaftar sebagai calon jemaah haji sejak tahun 2012, atau tepatnya 14 tahun lalu. Keinginan untuk berangkat ke Tanah Suci muncul sejak lama, melihat saudara dan anggota keluarganya yang lebih dahulu berangkat.

Meskipun pada awalnya ia merasa hanya berdagang krupuk, namun ia tetap yakin bahwa rezeki datangnya dari Allah.

“Saya sempat berpikir, keluarga dan kakak saya sudah berhaji, kapan giliran saya? Lalu saya sadar, semua ini tergantung kehendak Tuhan saja,” tuturnya.

Perjuangannya semakin berat ketika pada tahun 2020, Ahmad terserang penyakit diabetes yang cukup parah hingga harus menjalani operasi amputasi.

Di tengah kondisi kesehatan yang menurun, justru keinginannya untuk berhaji semakin kuat. Ia takut jika dipanggil Tuhan sebelum berangkat, maka ibadahnya belum lengkap.

“Saat sakit parah dulu, saya sempat berpikir, semoga saja saya masih diberi kesempatan hidup sampai bisa berangkat haji. Saya takut kalau dipanggil duluan padahal belum melaksanakan rukun Islam yang terakhir ini, berarti agama saya belum sempurna. Alhamdulillah, sampai hari ini saya masih diberi kesehatan dan kesempatan,” katanya.

Page: 1 2 3 4

Jay Wijayanto

Recent Posts

Uji Coba Perlinsos Digital di Surabaya, Data Terintegrasi 8 Kementerian, Eliminasi Penerima Bansos Tak Berhak Capai 25 Persen

Uji coba perlindungan sosial (perlinsos) digital, Perlinsos Digital di Surabaya menjadi bagian dari cetak biru…

17 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi, 40 Orang Masih Menunggu Penyelamatan

Proses penyelamatan penumpang kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep, Laut Jawa,…

18 hours ago

Lewat Zine Spatial Spiritual, Rusydan Hadid Baca Realitas Pesisir Kenjeran Surabaya Melalui Sastra

Memahami realitas sosial tidak selalu harus dimulai dari penelitian lapangan. Bagi Rusydan Hadid, karya sastra…

1 day ago

Libas Port FC 2-1, Persebaya Melaju ke Semifinal Piala Presiden 2026 Hadapi Arema FC

Persebaya Surabaya menutup perjalanan fase Grup B Piala Presiden 2026 dengan catatan sempurna. Bajol Ijo…

1 day ago

Tegas! Bupati Subandi Tutup 3 Toko Miras yang Langgar Aturan

Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…

2 days ago

Potensi 540 Hektare, Komisi C DPRD Surabaya Minta Perluasan Kebun Raya Mangrove Libatkan Masyarakat

Kebun Raya Mangrove Surabaya kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi.

2 days ago

This website uses cookies.