Categories: Surabaya

Potensi 540 Hektare, Komisi C DPRD Surabaya Minta Perluasan Kebun Raya Mangrove Libatkan Masyarakat

METROTODAY, SURABAYA – Kebun Raya Mangrove Surabaya kini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar destinasi wisata edukasi.

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Eri Irawan, menegaskan kawasan tersebut berperan strategis sebagai benteng perlindungan pesisir, penyerap emisi karbon, pusat riset lingkungan, hingga laboratorium pengembangan energi terbarukan yang mendukung pembangunan berkelanjutan Surabaya.

“Ini merupakan salah satu dari sedikit kebun raya di Indonesia, bahkan di dunia, yang secara khusus didedikasikan untuk pengembangan tanaman mangrove,” ujar Eri, Jumat (31/7).

Eri menjelaskan, ekosistem mangrove berfungsi ganda sebagai benteng alami penahan abrasi sekaligus penyerap karbon yang memperlambat perubahan iklim.

Kebun Raya Mangrove Surabaya yang saat ini digunakan aktivitas masyarakat seperti berolahraga maupun berwisata edukasi. (Foto: Istimewa)

Bahkan, kawasan Gunung Anyar dan Rungkut yang berada di sekitarnya tercatat memiliki suhu udara relatif lebih rendah dibanding wilayah lain, membuktikan kemampuan mangrove meredam efek pulau panas perkotaan.

“Hasil pemetaan menunjukkan kawasan Gunung Anyar dan Rungkut relatif lebih sejuk. Ini menjadi bukti bahwa mangrove memberikan efek pendinginan alami bagi lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan kota terhadap perubahan iklim,” jelasnya.

Selain manfaat ekologis, kawasan seluas 64 hektare itu kini berkembang menjadi pusat inovasi teknologi lingkungan. Salah satunya adalah Terangin, pemanfaatan energi angin untuk penerangan kawasan.

Ke depan, energi bersih akan diperluas melayani area parkir, sentra kuliner, hingga rencana penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik nelayan.

“Bertahap seluruh fasilitas di kawasan mangrove diharapkan dapat memanfaatkan energi bersih sehingga lebih efisien, ramah lingkungan, dan tidak bergantung pada energi fosil,” katanya.

Tak hanya energi angin, turut dikembangkan teknologi pengolahan sampah pesisir menjadi bahan bakar alternatif serta konsep tambak digital bekerja sama dengan perguruan tinggi.

Inovasi ini diharapkan sekaligus menjawab persoalan sampah dan meningkatkan produktivitas perikanan tanpa merusak ekosistem.

Secara keseluruhan, potensi pengembangan mangrove di Pantai Timur Surabaya mencapai 540 hektare, meski baru 64 hektare yang telah dikelola.

Eri menekankan perluasan harus dilakukan secara kolaboratif dengan mempertimbangkan hak masyarakat pemilik lahan.

“Saat ini yang sudah dikelola sekitar 64 hektare. Ke depan masih ada potensi pengembangan yang cukup luas sehingga perlu kita jaga bersama sebagai kawasan konservasi pesisir Surabaya,” tegasnya.

DPRD Kota Surabaya berkomitmen terus mendorong berbagai inovasi yang lahir dari kawasan ini. Eri pun mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi agar Kebun Raya Mangrove menjadi model pengelolaan pesisir berkelanjutan sekaligus warisan lingkungan bagi generasi mendatang.

“Menjaga mangrove bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Seluruh elemen masyarakat harus ikut berpartisipasi agar Surabaya tetap memiliki benteng alami menghadapi perubahan iklim sekaligus mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi berikutnya,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tegas! Bupati Subandi Tutup 3 Toko Miras yang Langgar Aturan

Bupati Sidoarjo Subandi menindak tegas tempat penjualan minuman keras (miras) yang menyalahi ketentuan. Jumat (31/7/2026)…

2 hours ago

Viral Tuduhan Eksploitasi Anak Disuruh Mengemis, DP3A-PPKB Surabaya Belum Temukan Bukti, Anak Diasuh dengan Baik

Video yang beredar di media sosial menuding seorang anak berusia lima tahun ditelantarkan dan dieksploitasi…

2 hours ago

Aksi Massa PSHT Bubar Usai Ditemui Kapolrestabes Surabaya, Polisi Buru Pelaku Penganiayaan

Ribuan pesilat menggelar aksi damai menuntut penindakan pelaku penganiayaan anggotanya oleh kelompok penagih utang atau…

12 hours ago

Banggar DPRD Sidoarjo Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025, Bupati Subandi Apresiasi Sinergi Legislatif dan Eksekutif

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sidoarjo menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Laporan Hasil…

15 hours ago

Tunggak Retribusi IPT Sejak 2015, Lahan Aset di Ngagel Timur Surabaya Diambil Alih Pemkot Surabaya

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengamankan…

18 hours ago

Polrestabes Surabaya Siapkan Pengalihan Arus akibat Aksi Damai PSHT, Warga Diminta Cari Jalan Alternatif

Sebanyak sepuluh ribu anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) direncanakan menggelar aksi damai di Kota…

21 hours ago

This website uses cookies.