Menariknya, anak bungsu mereka lahir tepat dua tahun setelah Ahmad sembuh dari sakit berat. Hal ini menjadi bukti tambahan bagi keluarga bahwa rezeki Allah datang dalam bentuk yang tak terduga-duga.
“Waktu saya sakit dulu, kami tak menambah anak lagi. Tapi dua tahun setelah sembuh, dikaruniai anak lagi. Kami sendiri pun kaget, bagaimana bisa ditambah rezeki dalam bentuk anak padahal kondisi ekonomi kami seperti ini. Kami hanya berdoa semoga anak ini tumbuh menjadi anak yang baik dan membawa berkah,” tuturnya.
Achmad kini telah berada di Asrama Haji Embarkasi Surabaya yang tergabung dalam kloter 36 bersama dengan jemaah asal Lamongan lainnya. Ia dan istri akan terbang ke tanah suci, Jumat (1/5) pukul 09.40 WIB.
Selama di Tanah Suci nanti, Ahmad berjanji akan memanjatkan doa terbaik. Selain memohon keselamatan, kesehatan, dan rezeki yang halal, ia juga memohon agar dirinya dan seluruh keluarga diberikan keteguhan iman serta akhir hidup yang baik.
“Doa saya yang utama adalah semoga iman kami senantiasa diteguhkan dan kita semua meninggal dalam keadaan husnul khotimah. Itulah yang dicari oleh setiap manusia di mana pun mereka berada,” pungkasnya. (ahm)
Mantan pelatih Timnas Indonesia yang kini menukangi Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menyampaikan harapan dan doa…
Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan teguran keras sekaligus penegasan mendasar terkait alokasi anggaran negara. Dalam putusan…
Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materiil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran…
Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Banyuwangi periode 2026–2031 resmi dikukuhkan di Hotel Santika,…
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Bonnie Triyana, mengkritisi wacana pelibatan TNI dan Polri dalam…
Dalam rangka memperingati Anniversary ke-11 yang mengusung tema Exe11ence – Beyond Expectation, Best Western De…
This website uses cookies.