Jemaah haji Embarkasi Surabaya saat melakukan proses pemeriksaaan imigrasi di Makkah Route Bandara Juanda. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Untuk mempermudah dan mempercepat proses keberangkatan, layanan Makkah Route kembali diterapkan bagi seluruh jemaah haji Embarkasi Surabaya.
Melalui sistem ini, seluruh rangkaian pengecekan dokumen keimigrasian diselesaikan langsung di Bandara Juanda. Ketika jemaah tiba di Arab Saudi nanti, jemaah tidak perlu lagi mengantre panjang dan bisa langsung diantar menuju tempat istirahat.
Manager Operasional Saudi Arabia Airlines, Yusuf Rahmani, mengatakan bahwa sistem layanan tahun ini mengalami perubahan signifikan dan jauh lebih efisien dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini telah teruji saat pelaksanaan simulasi gladi bersih dan proses keberangkatan yang berjalan beberapa hari terakhir, mulai dari titik keberangkatan di Asrama Haji hingga layanan Makkah Route di bandara.
“Setelah kami lakukan simulasi gladi bersih dan pemberangkatan dalam beberapa hari ini, mulai dari Asrama Haji sampai ke Makkah Route, terlihat ada perubahan besar di layanannya. Kalau tahun lalu, setiap jemaah yang melewati konter masih harus antre satu per satu untuk dicek paspor, dokumen, visa, hingga pengambilan foto dan sidik jari melalui mesin khusus yang tersedia di konter,” ungkap Yusuf, Senin (27/4).
Berbeda dengan sistem lama, proses verifikasi tahun ini terasa jauh lebih simpel dan praktis. Pihak imigrasi kini menggunakan perangkat tablet untuk melakukan seluruh rangkaian pemeriksaan data.
“Nah, tahun ini itu sangat simpel sekali. Jadi begitu jemaah tiba di tahap pemberian cap imigrasi, mereka hanya perlu berdiri sebentar saja. Petugas sudah menyiapkan tablet yang digunakan untuk memverifikasi seluruh identitas, bahkan untuk pengambilan data sidik jari juga langsung dilakukan melalui perangkat tersebut,” jelasnya.
Pembaruan sistem ini juga memangkas durasi waktu pemrosesan secara drastis. Jika sebelumnya memakan waktu cukup lama, kini satu orang jemaah hanya membutuhkan waktu singkat untuk menyelesaikan seluruh proses administrasi keimigrasian.
“Kemarin diperkirakan per jemaah itu prosesnya hanya memakan waktu maksimal 30 detik sampai 1 menit saja,” pungkasnya.(ahm)
Usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persija Jakarta pada laga perdana Grup B Piala Presiden…
Dua pihak yang menjadi sorotan publik dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) di Surabaya telah…
Penataan perdagangan unggas di Pasar Baba'an Baru dan Pasar Wonokromo segera diberlakukan. Aturan pokok yang…
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Surabaya menegaskan ketentuan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor…
Komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi anak kembali menuai…
Menghadapi laga kedua Grup B Piala Presiden 2026 melawan Persebaya Surabaya, Rabu (29/7) malam, PSMS…
This website uses cookies.