26 February 2026, 5:34 AM WIB

Visa Jemaah Haji Jatim Ditarget Tuntas sebelum 1 Syawal, Nusuk Dibagikan sebelum ke Tanah Suci

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Proses penerbitan visa jemaah haji Jatim saat ini tengah berjalan dengan target penyelesaian sebelum akhir bulan ramadan. Kuota jemaah haji Jatim tahun ini meningkat menjadi 42.409 orang.

Sedangkan Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang termasuk dalam Embarkasi Surabaya masing-masing mendapatkan kuota tambahan menjadi 698 dan 516 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 43.200 orang.

Plt Kanwil Kemenhaj Provinsi Jatim, Mohammad As’adul Anam mengungkapkan bahwa seluruh data paspor jemaah haji Jatim telah diinputkan dan hanya menunggu proses penerbitan visa.

“Sudah 100 persen paspor jemaah haji Jatim tinggal menunggu proses penerbitan visa,” ujarnya pada Rabu (25/2).

WhatsApp Image 2026-02-24 at 20.36.43 (1)
Petugas di Siskohat Embarkasi Surabaya saat melakukan penyusunan dan pengecekan paspor jemaah haji. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Ia menambahkan bahwa kondisi yang sama juga berlaku untuk jemaah dari Bali dan NTT. “Bali dan NTT penginputan sendiri tapi juga sama menunggu penerbitan visa,” imbuhnya.

Proses pendaftaran pemvisaan telah ditutup pada tanggal 8 Februari lalu. Menurut Anam, pihak Saudi telah meminta percepatan penerbitan visa agar kartu nusuk dapat segera dibagikan di embarkasi.

“Akhir penerbitan visa 1 Syawal 1447 H, tapi target kita tanggal 20 Maret 2026 sudah diterbitkan semua. Hal ini dilakukan agar kartu nusuk juga segera dibagikan sebelum keberangkatan ke tanah suci,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, diterapkan kebijakan 1 embarkasi 1 syarikah. “Untuk Embarkasi Surabaya akan tetap menggunakan satu syarikah karena ini berbasis embarkasi. Insyallah Albait Guest, syarikah di Jatim,” pungkasnya. (ahm)

spot_img

METROTODAY, SURABAYA – Proses penerbitan visa jemaah haji Jatim saat ini tengah berjalan dengan target penyelesaian sebelum akhir bulan ramadan. Kuota jemaah haji Jatim tahun ini meningkat menjadi 42.409 orang.

Sedangkan Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang termasuk dalam Embarkasi Surabaya masing-masing mendapatkan kuota tambahan menjadi 698 dan 516 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 43.200 orang.

Plt Kanwil Kemenhaj Provinsi Jatim, Mohammad As’adul Anam mengungkapkan bahwa seluruh data paspor jemaah haji Jatim telah diinputkan dan hanya menunggu proses penerbitan visa.

“Sudah 100 persen paspor jemaah haji Jatim tinggal menunggu proses penerbitan visa,” ujarnya pada Rabu (25/2).

WhatsApp Image 2026-02-24 at 20.36.43 (1)
Petugas di Siskohat Embarkasi Surabaya saat melakukan penyusunan dan pengecekan paspor jemaah haji. (Foto: Ahmad/METROTODAY)

Ia menambahkan bahwa kondisi yang sama juga berlaku untuk jemaah dari Bali dan NTT. “Bali dan NTT penginputan sendiri tapi juga sama menunggu penerbitan visa,” imbuhnya.

Proses pendaftaran pemvisaan telah ditutup pada tanggal 8 Februari lalu. Menurut Anam, pihak Saudi telah meminta percepatan penerbitan visa agar kartu nusuk dapat segera dibagikan di embarkasi.

“Akhir penerbitan visa 1 Syawal 1447 H, tapi target kita tanggal 20 Maret 2026 sudah diterbitkan semua. Hal ini dilakukan agar kartu nusuk juga segera dibagikan sebelum keberangkatan ke tanah suci,” jelasnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, diterapkan kebijakan 1 embarkasi 1 syarikah. “Untuk Embarkasi Surabaya akan tetap menggunakan satu syarikah karena ini berbasis embarkasi. Insyallah Albait Guest, syarikah di Jatim,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait