Categories: Kabar Haji

Tangis Bahagia Pecah di Asrama Haji Surabaya, Jemaah Kloter 44 Pulang Selamat Usai Tertahan Konflik Iran-Israel

METROTODAY, SURABAYA – Isak tangis haru dan pelukan hangat menyambut kedatangan 379 jemaah haji Kloter 44 Debarkasi Surabaya yang berasal dari Banyuwangi dan Pamekasan, Rabu (25/6). Kepulangan mereka yang sempat tertunda akibat penutupan Bandara Internasional Muscat, Oman, akhirnya terlaksana dengan selamat dan penuh syukur.

Penundaan itu terjadi akibat memanasnya konflik antara Iran dan Israel yang berdampak pada jalur penerbangan Timur Tengah. Namun suasana cemas selama masa tunggu di Arab Saudi kini terbayar lunas dengan kembalinya para jemaah ke tanah air.

“Senang sekali bisa tiba dengan selamat. Situasinya luar biasa, ini perjuangan bagi kami, dan alhamdulillah lancar,” ujar Eni Isnawati, jemaah asal Banyuwangi, sambil meneteskan air mata. Ia mengaku belum sempat mengabari keluarganya karena kehabisan pulsa.

Siti Yuanika, jemaah dari Muncar, juga mengaku sempat merasa cemas. Namun, akomodasi hotel berbintang yang disediakan Saudi Arabia Airlines selama penundaan memberikan ketenangan tersendiri. “Fasilitasnya luar biasa bagus. Awalnya was-was, tapi akhirnya bisa dijalani dengan baik,” katanya.

Ali Muthohar dari Songgon menuturkan, kloter mereka awalnya dijadwalkan pulang 26 Juni, namun justru dipercepat menjadi 24 Juni pukul 22.00 waktu Arab Saudi. Ia memetik hikmah dari situasi tersebut, “Seandainya langsung pulang, keluarga di rumah pasti lebih khawatir, apalagi dengan isu teror bom beberapa waktu lalu.”

Kepulangan kloter 44 menjadi tanda dimulainya gelombang kepulangan jemaah haji yang sempat tertahan di Jeddah. Kloter 43 dengan 380 jemaah dijadwalkan tiba pada Kamis (26/6) pukul 18.20 WIB di Bandara Juanda. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

WFH Sehari dalam Sepekan Jadi Strategi Hemat Energi, Konsumsi BBM Turun 20 Persen

Pemerintah menyiapkan langkah-langkah penghematan energi nasional. Eskalasi di Timur Tengah dengan peran antara Israel-Amerika Serikat…

4 hours ago

Makam Sesepuh Desa Tambaksumur; Makam Tengah sebagai Titik Sentral (3)

Luas Makam Islam Desa Tambaksumur sekitar 1 hektare. Di sudut timur laut, terdapat bangunan calon…

6 hours ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (12): Kereta Cepat “Whoosh” yang Menyambung Dua Kota Suci

Ada satu hal menarik yang saya rasakan setiap kali menaiki kereta cepat. Bukan hanya karena…

7 hours ago

Waspadai Penyakit Menular saat Musim Mudik, Balai Karantina Pantau Bandara dan Pelabuhan

Mudik Lebaran merupakan tradisi masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman setiap tahunnya. Namun, masyarakat…

1 day ago

Temukan Tempat Hiburan Nekat Buka selama Ramadan, Satpol PP Surabaya Beri Sanksi

Satpol PP Kota Surabaya menemukan sejumlah tempat hiburan umum yang tetap beroperasi selama bulan Ramadan,…

1 day ago

Berumrah di Tengah Perang di Timur Tengah (11): Berlebaran di Tanah Haram

Lebaran di Tanah Haram jauh lebih sederhana, bahkan sangat sederhana. Bukan karena efek efisiensi lantaran…

1 day ago

This website uses cookies.