Guillermo Ochoa, kiper legendaris Meksiko. (Foto: Foot Africa)
METROTODAY, MEXICO CITY – Tokoh ikonik yang selalu muncul di layar kaca setiap empat tahun sekali layaknya pegawai negeri sipil (PNS) musiman, Guillermo “Memo” Ochoa, akhirnya membawa kabar haru bagi pecinta sepak bola negerinya.
Kiper legendaris Tim Nasional (Timnas) Meksiko ini secara resmi mengumumkan bakal gantung sarung tangan alias pensiun dari dunia sepak bola profesional tepat setelah gelaran Piala Dunia keenam yang diikutinya tahun ini.
Keputusan tersebut disampaikan secara emosional melalui wawancara FIFA dalam program Letters That Unite, di mana Ochoa mengaku sudah sulit membayangkan dirinya apabila tanpa timnas Meksiko yang selama ini menjadi pusat hidup dan kariernya.
Dilansir dari O Dia, dalam momen yang menyentuh, Ochoa bahkan tak mampu menyembunyikan air matanya ketika mengumumkan kabar pensiunnya.
Kiper berusia 40 tahun itu mengatakan bahwa timnas Meksiko selalu menjadi “kompas sentral” yang menuntunnya sepanjang karier.
“Saya tidak memahami bagaimana karier saya tanpa tim nasional. Sekarang saya putuskan perjalanan saya akan segera berakhir, saya tidak lagi melihat kepuasan untuk terus bermain di bawah mistar gawang,” ungkap Ochoa.
Ia menambahkan bahwa dirinya telah memberikan segalanya untuk Meksiko dan akan meninggalkan lapangan dengan kepala tegak serta hati yang damai.
Keputusan tersebut menandai akhir dari salah satu karier internasional paling panjang dalam sejarah sepak bola Meksiko.
Dikabarkan oleh Talksport, Ochoa tercatat telah membela El Tri sebanyak 152 kali dan menjadi salah satu pemain dengan jumlah penampilan terbanyak sepanjang sejarah sepak bola Meksiko.
Selain enam gelar Piala Emas CONCACAF, ia juga membantu Meksiko meraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020. Piala Dunia 2026 menjadi penampilan edisi keenamnya di ajang tersebut, menyamai rekor yang juga dicatat Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.
Namun, warisan terbesar Ochoa tidak hanya terletak pada statistik. Di mata publik sepak bola dunia, ia dikenal sebagai Tuan Piala Dunia. Julukan itu lahir karena performanya yang kerap meningkat drastis ketika mengenakan seragam Meksiko di turnamen besar dunia.
Banyak penggemar sepak bola bahkan bercanda bahwa Ochoa “muncul setiap empat tahun sekali” untuk berubah menjadi salah satu kiper terbaik di dunia. Fenomena tersebut membuat namanya jauh melambung dikenal di panggung internasional dibandingkan karier klubnya.
Momen yang palimg membekas di hati pecinta sepak bola tentu terjadi pada Piala Dunia 2014 di Brasil.
Saat menghadapi tuan rumah yang diperkuat Neymar, Ochoa tampil luar biasa dan melakukan serangkaian penyelamatan spektakuler yang membuat Brasil frustasi ditahan imbang tanpa gol oleh Meksiko. Penampilan tersebut langsung viral dan menjadikannya salah satu bintang turnamen.
Page: 1 2
Ketua DPC PKB Surabaya, M. Faridz Afif, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pemekaran daerah pemilihan…
Pemkot Surabaya menegaskan seluruh kegiatan usaha wajib beroperasi sesuai dengan peruntukan kawasan yang ditetapkan. Kegiatan…
Jagat sepak bola Asia Tenggara mendadak diguncang drama romansa taktik yang kandas di tengah jalan.…
Debutan Piala Dunia 2026, Uzbekistan, harus mengakui keunggulan Kolombia setelah takluk 1-3 dalam laga Grup…
Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas diduga menjadi korban penganiayaan dengan senjata tajam usai…
Wakil Menteri HAM, Mugiyanto, menghadiri uji publik terhadap rancangan undang-undang perubahan atas Undang-Undang Nomor 39…
This website uses cookies.