Categories: Bumi Aulia

Karamah Sayyid Hasan Al-Madinah, Waliyullah Sesepuh Sidoarjo dari Hutan Belantara Desa Bohar (1)

Selama Ramadan hingga Idul Fitri 1447H, Metrotoday.id menayangkan kisah-kisah religi jejak para Auliya (Waliyullah) penyebar agama Islam di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Kisah ini bersumber dari buku ”Sidoarjo Bumi Aulia” karya Muh. Subhan dan Fathur Roziq.

===

Desa Bohar, Kecamatan Taman, merupakan permukiman padat penduduk. Rumah warga berdiri berderet-deret, berimpitan dengan jalan yang bercabang-cabang dan berkelok-kelok. Lengkap dengan jalur yang selalu sibuk pula. Tak ada yang menyangka Dulunya Bohar adalah hutan belantara.

Di tengah denyut kehidupan desa yang tak pernah sepi itulah bersemayam abadi seorang tokoh penyebar agama Islam bernama Sayyid Hasan Al-Madinah, atau yang biasa dikenal dengan nama Sayyid Hasan Madinah. Beliau adalah cicit dari Sunan Gunungjati atau Syarif Hidayatullah, salah satu dari Walisongo, tokoh penyebaran Islam di Tanah Jawa.

Masrur Qomaruddin, salah seorang warga setempat, menuturkan dari cerita turun-temurun yang ia dapatkan saudara dan orang tuanya, Sayyid Hasan Madinah adalah sosok penting di balik pembukaan Desa Bohar.

Beliau mendapat tugas dari Syaikh Al-Baqir yang masih terbilang sepupunya dan tinggal di Geluran, Taman. ’’Jarak antara Geluran dan Bohar sebenarnya dekat. Tapi, Bohar saat itu belum tersentuh peradaban manusia, masih hutan belantara,” terang Qomaruddin, panggilan akrab Masrur Qomaruddin yang masih tercatat sebagai keturunan Sayyid Hasan Madinah.

Kepada Sayyid Hasan, Syaikh Al-Baqir berpesan agar dia menyebarkan agama Islam. Syaikh Al-Baqir juga menitipkan pesan agar Sayyid Hasan berjalan ke arah selatan terus mengarah ke timur untuk mencari pohon bulu dan pohon bulhar.

Seperti apa bentuk pohon bulhar, sulit untuk diketahui di masa modern ini. Bahkan kakek dan nenek Qomaruddin juga tak banyak mengetahuinya. Adapun pohon bulu adalah sejenis pohon beringin, batangnya berdiameter besar dengan postur tinggi menjulang. Pohon ini dapat hidup ratusan tahun. Jangan heran bila ada mitos macam-macam terkait pohon itu. Tak sedikit juga yang menganggap sebagai pohon keramat.

Berkat perjuangan Sayyid Hasan Madinah, hutan belantara yang ditumbuhi pohon bulhar dan pohon bulu tersebut diabadikan menjadi nama desa dan dan pedukuhan. Nama pohon bulhar jadi nama Desa Bohar. Sedangkan pohon bulu sampai kini diabadikan sebagai nama pedukuhan Dusun Bulu, Desa Bohar, Kecamatan Taman.

Setelah ratusan tahun berlalu, kini Desa Bohar benar-benar telah berubah. Desa ini menjadi kawasan subur dengan penduduk yang sangat religius. Ibarat pepatah ada gula ada semut, letak Bohar yang tak jauh dari Kota Surabaya dengan sendirinya mengundang orang untuk datang dan tinggal di tempat itu. Mereka bekerja di Surabaya, namun tinggal di Bohar. Jangan heran bila jumlah penduduk desa ini terus meningkat dari waktu ke waktu. (*/Bersambung)

(*) Materi artikel ini disadur dari buku Sidoarjo Bumi Aulia milik Bappeda Kabupaten Sidoarjo.

Naufal

Recent Posts

Taiwan Bidik Pasar Wisatawan Indonesia, Peluang Penerbangan Langsung Surabaya Kembali Terbuka

Taiwan kembali membidik pasar wisatawan Indonesia. Menjelang musim liburan akhir tahun dan Tahun Baru, promosi…

1 day ago

9 Apartemen di Surabaya dari Hibah KPK Terbengkalai: Plang Rampasan Terpasang, Calon Penyewa Mundur

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan apresiasi atas penyerahan 10 unit aset rampasan negara yang…

1 day ago

Bahagianya Lansia di Griya Wreda Ikuti Lomba Agustusan: Jaga Kebugaran, Daya Ingat dan Kebersamaan

Semangat kemerdekaan menyelimuti Griya Wreda Jambangan Kamis (13/8), saat ratusan lansia penghuni berkumpul mengikuti lomba…

1 day ago

Mentan Amran Siap Usut: Ada yang Mainkan Harga Pakan dan Telur di Surabaya, Diduga Juga Biayai Demo

Mentan) Andi Amran Sulaiman memberikan penjelasan lengkap terkait fluktuasi harga dan pasokan telur yang sempat…

1 day ago

DPKP Surabaya Padamkan Karhutla di Bromo, Medan Berat dan Lautan Pasir Jadi Tantangan

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mengerahkan personel serta peralatan untuk membantu penanganan kebakaran…

2 days ago

Usai Juara Piala Presiden, Persebaya Siap Hadapi Penang FC di Stadion GBT

Meski baru saja meraih gelar juara Piala Presiden 2026, perjalanan pramusim Persebaya Surabaya belum berakhir.…

2 days ago

This website uses cookies.