METROTODAY, SIDOARJO – Ahli waris Heri Widianto bin Widodo Rasminar, jemaah haji tahun 2026 yang berpulang saat perjalanan pulang ke Tanah Air, resmi menerima santunan perlindungan tambahan atau Extra Cover senilai Rp 135.000.000.
Penyerahan dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Saudia Airlines di Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Timur.
Almarhum merupakan jemaah asal Kota Malang yang berangkat bersama kloter 12. Ia meninggal dunia di dalam pesawat tepat saat pesawat akan mendarat di Bandara Juanda pada 4 Juni 2026 lalu.
Prosesi penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Branch Manager Saudia Airlines Surabaya dan Denpasar, Yusuf Rahmani didampingi jajaran Kementerian Haji dan Umrah.
Turut hadir dan menyaksikan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Mahmudi, serta Plt. Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Surabaya, Abdullah Mawardi.
Santunan ini merupakan wujud nyata tanggung jawab dan komitmen bersama antara penyelenggara ibadah haji dan mitra penerbangan, untuk menjamin perlindungan menyeluruh bagi setiap jemaah hingga saat proses kepulangan.
Selain itu, bantuan ini juga disiapkan sebagai bentuk kepedulian mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, guna meringankan beban yang ada.
Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, Mahmudi, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Saudia Airlines yang senantiasa konsisten memenuhi kewajiban perlindungan bagi jemaah.
Ia juga menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum.
“Semoga almarhum Heri Widianto bin Widodo Rasminar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima seluruh amal ibadahnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Mahmudi, Jumat (11/9).
Ia menegaskan, aspek keselamatan, perlindungan, dan pelayanan terbaik selalu menjadi prioritas utama di setiap tahapan penyelenggaraan ibadah haji.
Kehadiran negara bersama mitra penerbangan dalam hal ini menjadi bukti bahwa setiap jemaah senantiasa dilindungi sampai selesai perjalanan.
Sementara itu, Branch Manager Saudia Airlines Surabaya dan Denpasar, Yusuf Rahmani menyatakan pihaknya akan terus menjaga standar layanan dan jaminan perlindungan secara menyeluruh.
“Kami terus berkomitmen menjaga standar layanan dan jaminan perlindungan yang menyeluruh, sehingga jemaah dapat beribadah dengan tenang, dan keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan dukungan yang layak,” tutur Yusuf. (ahm)


