Dukungan KIP Kuliah Bukan Sekadar Biaya, Mahasiswi Unesa Buktikan Keterbatasan Bukan Penghalang

METROTODAY, SURABAYA – Dukungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak berhenti pada pembebasan biaya pendidikan saja. Kampus menjamin pendampingan akademik, fasilitas penunjang, hingga tempat tinggal yang layak agar mahasiswa bisa mengembangkan potensi secara maksimal.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menjelaskan seleksi penerimaan dilakukan secara ketat mengingat kuota yang terbatas.

“Kami periksa kondisi ekonomi, prestasi, hingga motivasi berkembang calon mahasiswa. Tujuannya agar beasiswa benar-benar tepat sasaran. Bagi kami, keterbatasan ekonomi maupun kondisi fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi talenta muda meraih mimpi,” tegas Martadi, Kamis (23/7).

Unesa juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa KIP Kuliah untuk berprestasi, berorganisasi, hingga mengikuti program mobilitas dalam maupun luar negeri.

Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini adalah Zahira Dewi Kirana Lestari. Penyandang disabilitas daksa asal Kediri ini kini resmi menjadi mahasiswa S-1 Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Unesa.

Di sela kesibukan membantu ibunya di toko kelontong sederhana, Zahira sejak lama menyimpan harapan melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri.

“Dari SMA memang sudah ingin kuliah. Saya memilih Surabaya karena sejak kecil pernah berobat di sana, jadi sudah terasa lebih akrab. Saya memilih Sastra Inggris karena suka film, musik, dan bacaan berbahasa Inggris. Nanti kalau ada kesempatan, saya ingin ikut program pertukaran mahasiswa ke luar negeri untuk belajar budaya lain,” ujar Zahira.
Wali kelas sekaligus guru sejarahnya di MAN 3 Kediri, Ahmad Fauzi, mengenang Zahira sebagai sosok yang pantang menyerah.

“Zahira anak yang ceria, supel, aktif di kelas dan sering ikut Olimpiade Sains Madrasah. Kami sangat bangga dan mendukung perjuangannya hingga akhirnya diterima di Unesa,” pungkasnya. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Dukungan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bagi penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tidak berhenti pada pembebasan biaya pendidikan saja. Kampus menjamin pendampingan akademik, fasilitas penunjang, hingga tempat tinggal yang layak agar mahasiswa bisa mengembangkan potensi secara maksimal.

Wakil Rektor I Bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Alumni Unesa, Martadi, menjelaskan seleksi penerimaan dilakukan secara ketat mengingat kuota yang terbatas.

“Kami periksa kondisi ekonomi, prestasi, hingga motivasi berkembang calon mahasiswa. Tujuannya agar beasiswa benar-benar tepat sasaran. Bagi kami, keterbatasan ekonomi maupun kondisi fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi talenta muda meraih mimpi,” tegas Martadi, Kamis (23/7).

Unesa juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi mahasiswa KIP Kuliah untuk berprestasi, berorganisasi, hingga mengikuti program mobilitas dalam maupun luar negeri.

Salah satu bukti nyata keberhasilan program ini adalah Zahira Dewi Kirana Lestari. Penyandang disabilitas daksa asal Kediri ini kini resmi menjadi mahasiswa S-1 Sastra Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Unesa.

Di sela kesibukan membantu ibunya di toko kelontong sederhana, Zahira sejak lama menyimpan harapan melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri.

“Dari SMA memang sudah ingin kuliah. Saya memilih Surabaya karena sejak kecil pernah berobat di sana, jadi sudah terasa lebih akrab. Saya memilih Sastra Inggris karena suka film, musik, dan bacaan berbahasa Inggris. Nanti kalau ada kesempatan, saya ingin ikut program pertukaran mahasiswa ke luar negeri untuk belajar budaya lain,” ujar Zahira.
Wali kelas sekaligus guru sejarahnya di MAN 3 Kediri, Ahmad Fauzi, mengenang Zahira sebagai sosok yang pantang menyerah.

“Zahira anak yang ceria, supel, aktif di kelas dan sering ikut Olimpiade Sains Madrasah. Kami sangat bangga dan mendukung perjuangannya hingga akhirnya diterima di Unesa,” pungkasnya. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait