Dua Gol untuk Hormati Kroasia, Empat Gol untuk Buktikan Siapa Rajanya!

METROTODAY, ARLINGTON – Timnas Inggris menelusuri jalan pembukanya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 4-2 atas Kroasia dalam laga Grup L yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026).

Pertandingan ini sempat berjalan tidak sesuai rencana bagi The Three Lions setelah Kroasia berbalik unggul menjelang turun minum. Namun, respons luar biasa Inggris tunjukkan pada babak kedua membuat wakil Balkan itu terpaksa pulang tanpa poin.

Inggris sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan.

Laga baru berjalan sepuluh menit ketika atmosfer stadion bergejolak akibat keputusan penalti setelah winger lincah Noni Madueke dijatuhkan di kotak terlarang.

Sang kapten, Harry Kane, maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mengecoh penjaga gawang Kroasia, Dominik Livakovic, pada menit ke-11 guna memecah kebuntuan.

Riuh kontroversi Inggris kontra Kroasia adalah ketika peninjauan VAR pada menit ke-10 dan ke-14 yang dianggap terlalu menyita waktu dan merusak momentum permainan yang sedang tinggi-tingginya.

Kendati demikian, ketegasan Clement Turpin dinilai sudah tepat berdasarkan bukti visual pelanggaran minimal namun krusial di area terlarang.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah armada Zlatko Dalic merespons lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan secara klinis oleh talenta muda Como, Martin Baturina pada menit ke-35.

Intensitas pertandingan kian memuncak menjelang turun minum ketika Harry Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41, memanfaatkan asis matang dari sepak pojok Declan Rice untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1, Kane menanduk dengan tajam ke gawang Kroasia.

Kendati demikian, mentalitas pantang menyerah Vatreni (julukan Kroasia) kembali teruji setelah striker Petar Musa menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama, memaksa kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor imbang.

Memasuki paruh kedua, Inggris langsung mendobrak tanpa ampun demi mengamankan poin penuh. Bagaimana mungkin, belum genap satu menit babak kedua bergulir, Jude Bellingham melepaskan tembakan plessing indah yang gagal dijangkau Livakovic.

Dilansir dari The Athletic, gol cepat tersebut merusak ritme permainan Kroasia, yang kemudian mencoba menyegarkan lini tengah dengan menarik sang veteran Luka Modric pada menit ke-57 untuk digantikan oleh Mateo Kovacic.

METROTODAY, ARLINGTON – Timnas Inggris menelusuri jalan pembukanya di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis 4-2 atas Kroasia dalam laga Grup L yang berlangsung di Dallas Stadium, Texas, Amerika Serikat, Rabu (17/6/2026).

Pertandingan ini sempat berjalan tidak sesuai rencana bagi The Three Lions setelah Kroasia berbalik unggul menjelang turun minum. Namun, respons luar biasa Inggris tunjukkan pada babak kedua membuat wakil Balkan itu terpaksa pulang tanpa poin.

Inggris sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Thomas Tuchel langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan.

Laga baru berjalan sepuluh menit ketika atmosfer stadion bergejolak akibat keputusan penalti setelah winger lincah Noni Madueke dijatuhkan di kotak terlarang.

Sang kapten, Harry Kane, maju sebagai eksekutor dan dengan dingin mengecoh penjaga gawang Kroasia, Dominik Livakovic, pada menit ke-11 guna memecah kebuntuan.

Riuh kontroversi Inggris kontra Kroasia adalah ketika peninjauan VAR pada menit ke-10 dan ke-14 yang dianggap terlalu menyita waktu dan merusak momentum permainan yang sedang tinggi-tingginya.

Kendati demikian, ketegasan Clement Turpin dinilai sudah tepat berdasarkan bukti visual pelanggaran minimal namun krusial di area terlarang.

Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah armada Zlatko Dalic merespons lewat skema serangan balik cepat yang diselesaikan secara klinis oleh talenta muda Como, Martin Baturina pada menit ke-35.

Intensitas pertandingan kian memuncak menjelang turun minum ketika Harry Kane kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-41, memanfaatkan asis matang dari sepak pojok Declan Rice untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1, Kane menanduk dengan tajam ke gawang Kroasia.

Kendati demikian, mentalitas pantang menyerah Vatreni (julukan Kroasia) kembali teruji setelah striker Petar Musa menyamakan kedudukan pada masa injury time babak pertama, memaksa kedua tim masuk ke ruang ganti dengan skor imbang.

Memasuki paruh kedua, Inggris langsung mendobrak tanpa ampun demi mengamankan poin penuh. Bagaimana mungkin, belum genap satu menit babak kedua bergulir, Jude Bellingham melepaskan tembakan plessing indah yang gagal dijangkau Livakovic.

Dilansir dari The Athletic, gol cepat tersebut merusak ritme permainan Kroasia, yang kemudian mencoba menyegarkan lini tengah dengan menarik sang veteran Luka Modric pada menit ke-57 untuk digantikan oleh Mateo Kovacic.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait