METROTODAY, SURABAYA – Mobil Honda Brio putih terjun bebas dari atas Viaduk Gubeng Surabaya, hingga jatuh tepatnya di belakang Hotel Coklat, Selasa (9/6) sekitar pukul 01.24 WIB.
Mobil dengan nomor polisi L 1184 ADT melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat menuju timur, sebelum akhirnya hilang kendali, menabrak pembatas jalan, dan terjun ke area di bawah jembatan layang.
Dua orang penumpang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka. Mereka adalah Iren, perempuan beralamat di Apartemen Kalijudan Puncak Dharmahusada, Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, dan Jonathan Sutanto, 33, warga Jalan Kalijudan Indah N-32, Kecamatan Mulyorejo.
Korban perempuan sempat mengalami pingsan dan menderita luka di bagian kepala, sedangkan korban laki-laki juga mengalami luka ringan. Keduanya dinyatakan selamat.

“Kedua korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari Tim TGC di lokasi. Karena mengalami luka, mereka kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut ke Rumah Sakit Bhayangkara,” tutur Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novianti.
Proses evakuasi kendaraan melibatkan tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Dugaan sementara mobil hilang kendali karena pengendara dibawah pengaruh alkohol. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Mobil Honda Brio putih terjun bebas dari atas Viaduk Gubeng Surabaya, hingga jatuh tepatnya di belakang Hotel Coklat, Selasa (9/6) sekitar pukul 01.24 WIB.
Mobil dengan nomor polisi L 1184 ADT melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat menuju timur, sebelum akhirnya hilang kendali, menabrak pembatas jalan, dan terjun ke area di bawah jembatan layang.
Dua orang penumpang yang berada di dalam kendaraan mengalami luka-luka. Mereka adalah Iren, perempuan beralamat di Apartemen Kalijudan Puncak Dharmahusada, Kelurahan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, dan Jonathan Sutanto, 33, warga Jalan Kalijudan Indah N-32, Kecamatan Mulyorejo.
Korban perempuan sempat mengalami pingsan dan menderita luka di bagian kepala, sedangkan korban laki-laki juga mengalami luka ringan. Keduanya dinyatakan selamat.

“Kedua korban langsung mendapatkan pertolongan pertama dari Tim TGC di lokasi. Karena mengalami luka, mereka kemudian dirujuk untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut ke Rumah Sakit Bhayangkara,” tutur Kabid Darlog BPBD Kota Surabaya, Linda Novianti.
Proses evakuasi kendaraan melibatkan tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya. Dugaan sementara mobil hilang kendali karena pengendara dibawah pengaruh alkohol. (ahm)