5 Hari Uji Coba SPMB, Wali Murid Banyak Konsultasi Domisili dan Jalur Masuk Sekolah

METROTODAY, SURABAYA – Uji coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Surabaya yang berlangsung sejak 22 hingga 28 Mei 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Memasuki hari kelima pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mencatat antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari ribuan orang tua murid yang berbondong-bondong mendatangi posko pelayanan di sekolah maupun kantor dinas untuk melakukan verifikasi data hingga berkonsultasi terkait alur pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, atau akrab disapa Febri, mengungkapkan bahwa animo masyarakat terlihat sangat jelas sejak hari pertama pembukaan masa uji coba.

Jumlah pengunjung yang datang dan melapor tercatat terus meningkat setiap harinya.

“Hari pertama kemarin dibuka itu sudah ribuan yang memanfaatkan. Pastinya sekarang jumlahnya sudah mendekati angka yang sangat banyak, karena setiap hari selalu ada saja yang datang untuk bertanya atau memverifikasi data,” ujar Febri, Kamis (28/5).

WhatsApp Image 2026-05-28 at 22.16.23
Orangtua wali murid yang konsultasi dalam uji coba SPMB di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Febri menjelaskan, berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar pertanyaan, keluhan, maupun kendala yang masuk ke posko masih bersifat teknis maupun pemahaman prosedur.

Masalah yang paling sering dihadapi orang tua mulai dari kesulitan validasi data karena kendala administrasi kependudukan, hingga kebingungan dalam menentukan jalur masuk sekolah. Tak jarang muncul kasus unik terkait domisili tempat tinggal peserta didik.

“Ada banyak orang tua dengan permasalahan tertentu, misalnya anak tinggal dengan neneknya atau kerabat lain dan segala macam. Itu kan masuk ranah masalah ketentuan domisili. Kami sampaikan kembali bahwa ada empat tahapan atau metode yang bisa dipakai. Selain itu, masalah jarak dan domisili juga masih menjadi pertanyaan utama para orang tua,” jelasnya.

Meski banyak pertanyaan masuk, Febri memastikan seluruh kendala tersebut langsung terjembatani dan diselesaikan dengan baik oleh petugas di lapangan.

METROTODAY, SURABAYA – Uji coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Surabaya yang berlangsung sejak 22 hingga 28 Mei 2026 mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.

Memasuki hari kelima pelaksanaan, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mencatat antusiasme warga sangat tinggi, terlihat dari ribuan orang tua murid yang berbondong-bondong mendatangi posko pelayanan di sekolah maupun kantor dinas untuk melakukan verifikasi data hingga berkonsultasi terkait alur pendaftaran.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, atau akrab disapa Febri, mengungkapkan bahwa animo masyarakat terlihat sangat jelas sejak hari pertama pembukaan masa uji coba.

Jumlah pengunjung yang datang dan melapor tercatat terus meningkat setiap harinya.

“Hari pertama kemarin dibuka itu sudah ribuan yang memanfaatkan. Pastinya sekarang jumlahnya sudah mendekati angka yang sangat banyak, karena setiap hari selalu ada saja yang datang untuk bertanya atau memverifikasi data,” ujar Febri, Kamis (28/5).

WhatsApp Image 2026-05-28 at 22.16.23
Orangtua wali murid yang konsultasi dalam uji coba SPMB di Surabaya. (Foto: Istimewa)

Febri menjelaskan, berdasarkan pantauan di lapangan, sebagian besar pertanyaan, keluhan, maupun kendala yang masuk ke posko masih bersifat teknis maupun pemahaman prosedur.

Masalah yang paling sering dihadapi orang tua mulai dari kesulitan validasi data karena kendala administrasi kependudukan, hingga kebingungan dalam menentukan jalur masuk sekolah. Tak jarang muncul kasus unik terkait domisili tempat tinggal peserta didik.

“Ada banyak orang tua dengan permasalahan tertentu, misalnya anak tinggal dengan neneknya atau kerabat lain dan segala macam. Itu kan masuk ranah masalah ketentuan domisili. Kami sampaikan kembali bahwa ada empat tahapan atau metode yang bisa dipakai. Selain itu, masalah jarak dan domisili juga masih menjadi pertanyaan utama para orang tua,” jelasnya.

Meski banyak pertanyaan masuk, Febri memastikan seluruh kendala tersebut langsung terjembatani dan diselesaikan dengan baik oleh petugas di lapangan.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait