Daya Tampung Disiapkan 42.000 Kursi, Semua Lulusan SD di Surabaya Dijamin Dapat Lanjut ke SMP
Pemkot Surabaya mempersiapkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 agar semua bisa melanjutkan ke jenjang SMP. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menjamin seluruh anak usia sekolah akan mendapatkan akses pendidikan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepastian ini didukung kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta yang kuotanya dianggap cukup menampung seluruh lulusan SD di Kota Pahlawan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menegaskan, daya tampung yang disiapkan Dinas Pendidikan Surabaya sudah mencukupi, baik bagi lulusan SD negeri maupun swasta.
“Sekolah negeri dan swasta berkolaborasi. Insyaallah berdasarkan kuota yang ada, tidak ada satu pun anak usia sekolah di Surabaya yang tidak bersekolah tahun 2026 ini,” ujar Eddy.
Hal senada disampaikan Pemerhati Pendidikan dan Perlindungan Anak LPA Jawa Timur, Isa Anshori.
Ia menyebut total daya tampung SMP negeri dan swasta mencapai sekitar 42.000 kursi, lebih dari cukup untuk menampung sekitar 41.000 lulusan SD.
IMG-20260520-WA0031
“Total daya tampung mencapai 42.000 kursi. Artinya, tidak ada anak usia sekolah di Surabaya yang tertinggal tidak sekolah,” tegas Isa.
Ia merinci, kuota SMP Negeri tersedia sekitar 17.000 kursi atau setara 40 persen dari total lulusan. Sisanya, sekitar 60 persen, akan tertampung di sekolah swasta. Komposisi ini dipastikan dapat mengakomodasi seluruh siswa.
“Proporsinya 40 persen di negeri dan 60 persen di swasta. Selama pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan yang berlaku, saya yakin semua anak akan tertampung,” pungkasnya. (ahm)
METROTODAY, SURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya menjamin seluruh anak usia sekolah akan mendapatkan akses pendidikan pada Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Kepastian ini didukung kolaborasi antara sekolah negeri dan swasta yang kuotanya dianggap cukup menampung seluruh lulusan SD di Kota Pahlawan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menegaskan, daya tampung yang disiapkan Dinas Pendidikan Surabaya sudah mencukupi, baik bagi lulusan SD negeri maupun swasta.
“Sekolah negeri dan swasta berkolaborasi. Insyaallah berdasarkan kuota yang ada, tidak ada satu pun anak usia sekolah di Surabaya yang tidak bersekolah tahun 2026 ini,” ujar Eddy.
Hal senada disampaikan Pemerhati Pendidikan dan Perlindungan Anak LPA Jawa Timur, Isa Anshori.
Ia menyebut total daya tampung SMP negeri dan swasta mencapai sekitar 42.000 kursi, lebih dari cukup untuk menampung sekitar 41.000 lulusan SD.
IMG-20260520-WA0031
“Total daya tampung mencapai 42.000 kursi. Artinya, tidak ada anak usia sekolah di Surabaya yang tertinggal tidak sekolah,” tegas Isa.
Ia merinci, kuota SMP Negeri tersedia sekitar 17.000 kursi atau setara 40 persen dari total lulusan. Sisanya, sekitar 60 persen, akan tertampung di sekolah swasta. Komposisi ini dipastikan dapat mengakomodasi seluruh siswa.
“Proporsinya 40 persen di negeri dan 60 persen di swasta. Selama pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan yang berlaku, saya yakin semua anak akan tertampung,” pungkasnya. (ahm)