7 March 2026, 11:58 AM WIB

Pastikan Lebaran Aman, Bupati Subandi Sidak Mamin ke Swalayan, Temukan Kaleng Penyok

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Sidoarjo bergerak cepat memastikan konsumsi warga bebas dari produk bermasalah. Rabu (4/3), Bupati Sidoarjo Subandi memimpin inspeksi mendadak (sidak) penjualan makanan dan minuman (mamin) ke sejumlah ritel.

Hasilnya? stok pangan diketahui melimpah, harga stabil, namun kualitas kemasan jadi catatan merah.

Didampingi jajaran Forkopimda lengkap mulai dari Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih hingga Kapolres Sidoarjo Kombespol Christian Tobing, Bupati Subandi menyisir rak-rak di Superindo Jenggolo, Ramayana, hingga Hypermart Lippo Plaza.

Fokus sidak pada stabilitas harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dan kelayakan konsumsi.

“Alhamdulillah, dari tiga lokasi, ketersediaan stok aman dan harga masih dalam koridor HET. Masyarakat tidak perlu panic buying,” kata Subandi di sela-sela pengecekan.

Meski harga terkendali, Subandi tak mau kecolongan soal kualitas. Di beberapa titik, tim menemukan produk susu dan kue kaleng dengan kondisi kemasan yang penyok. Ia pun langsung bereaksi tegas.

“Tim pengawas harus lebih jeli. Kalau kaleng susu sudah penyok, risikonya besar terhadap kontaminasi bakteri. Langsung sisihkan dari etalase, jangan dijual ke konsumen!” tegas Subandi.

Untuk produk daging, Pemkab tidak mau main tebak-tebakan. Tim dokter dari dinas terkait langsung mengambil sampel untuk uji laboratorium.

“Kami pastikan tidak ada bakteri berbahaya. Jika hasil lab menunjukkan ada masalah, kami akan ambil tindakan tegas kepada pengelola swalayan,” imbuhnya.

Tak hanya urusan perut, Bupati Subandi juga menjamin kenyamanan infrastruktur selama mudik Lebaran.

Dua isu krusial, yakni banjir dan jalan rusak, menjadi prioritas penanganan dalam sisa waktu menuju Idul Fitri.

Untuk mitigasi banjir, wilayah rawan seperti Kecamatan Tanggulangin sudah dipetakan. Dinas PU BMSDA telah menyiagakan pompa-pompa penyedot untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Untuk penanganan jalan berlubang, Dinas PU BMSDA melalui program PIWK (Pagu Indikator Wilayah Kecamatan) melakukan perbaikan jalan yang terus dikebut di seluruh penjuru Sidoarjo.

“Target kami, saat hari H Lebaran nanti, tidak ada lagi jalan berlubang. Masyarakat harus bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman di perjalanan,” pungkasnya. (Red/MT)

spot_img

METROTODAY, SIDOARJO – Menjelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Sidoarjo bergerak cepat memastikan konsumsi warga bebas dari produk bermasalah. Rabu (4/3), Bupati Sidoarjo Subandi memimpin inspeksi mendadak (sidak) penjualan makanan dan minuman (mamin) ke sejumlah ritel.

Hasilnya? stok pangan diketahui melimpah, harga stabil, namun kualitas kemasan jadi catatan merah.

Didampingi jajaran Forkopimda lengkap mulai dari Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih hingga Kapolres Sidoarjo Kombespol Christian Tobing, Bupati Subandi menyisir rak-rak di Superindo Jenggolo, Ramayana, hingga Hypermart Lippo Plaza.

Fokus sidak pada stabilitas harga sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi) dan kelayakan konsumsi.

“Alhamdulillah, dari tiga lokasi, ketersediaan stok aman dan harga masih dalam koridor HET. Masyarakat tidak perlu panic buying,” kata Subandi di sela-sela pengecekan.

Meski harga terkendali, Subandi tak mau kecolongan soal kualitas. Di beberapa titik, tim menemukan produk susu dan kue kaleng dengan kondisi kemasan yang penyok. Ia pun langsung bereaksi tegas.

“Tim pengawas harus lebih jeli. Kalau kaleng susu sudah penyok, risikonya besar terhadap kontaminasi bakteri. Langsung sisihkan dari etalase, jangan dijual ke konsumen!” tegas Subandi.

Untuk produk daging, Pemkab tidak mau main tebak-tebakan. Tim dokter dari dinas terkait langsung mengambil sampel untuk uji laboratorium.

“Kami pastikan tidak ada bakteri berbahaya. Jika hasil lab menunjukkan ada masalah, kami akan ambil tindakan tegas kepada pengelola swalayan,” imbuhnya.

Tak hanya urusan perut, Bupati Subandi juga menjamin kenyamanan infrastruktur selama mudik Lebaran.

Dua isu krusial, yakni banjir dan jalan rusak, menjadi prioritas penanganan dalam sisa waktu menuju Idul Fitri.

Untuk mitigasi banjir, wilayah rawan seperti Kecamatan Tanggulangin sudah dipetakan. Dinas PU BMSDA telah menyiagakan pompa-pompa penyedot untuk mengantisipasi cuaca ekstrem.

Untuk penanganan jalan berlubang, Dinas PU BMSDA melalui program PIWK (Pagu Indikator Wilayah Kecamatan) melakukan perbaikan jalan yang terus dikebut di seluruh penjuru Sidoarjo.

“Target kami, saat hari H Lebaran nanti, tidak ada lagi jalan berlubang. Masyarakat harus bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman dan aman di perjalanan,” pungkasnya. (Red/MT)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait