Categories: Woman Files

Side Hustle Jadi Budaya Baru Gen Z Cari Penghasilan Tambahan

METROTODAY, SIDOARJO – Fenomena side hustle atau pekerjaan sampingan kini menjadi budaya baru di kalangan Gen Z Indonesia. Generasi muda ini tak hanya mengandalkan pekerjaan utama, tetapi juga mencari sumber pendapatan tambahan demi kemandirian finansial dan pengembangan diri.

Tren ini semakin meningkat sejak 2024, terutama di tengah mudahnya akses teknologi digital seperti Media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga LinkedIn yan kini dipenuhi kisah sukses anak muda yang menjalankan bisnis sampingan.

Banyak anak muda memanfaatkan media sosial, platform freelance, hingga toko online untuk menjalankan bisnis kecil seperti content creation, dropshipping, desain grafis, atau jasa digital marketing.

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS) dan data platform pekerjaan digital, lebih dari 60 persen pekerja muda usia 18–27 tahun kini memiliki side hustle.

Hal ini menunjukkan perubahan pola pikir bahwa bekerja bukan sekadar mencari penghasilan tetap, tetapi juga sarana eksplorasi minat dan peluang baru.

Side hustle juga dapat memberikan manfaat positif bagi mental karena Ketika seseorang merasa produktif dan bisa mengontrol keuangan sendiri, muncul rasa puas dan percaya diri yang berdampak baik bagi kesehatan mental.

Namun, di balik manfaatnya, tren ini juga membawa tantangan. Banyak Gen Z yang mengeluh kelelahan karena sulit membedakan antara waktu kerja dan waktu istirahat.

Kurangnya manajemen waktu bisa memicu burnout atau menurunkan produktivitas jangka panjang.

Agar tetap sehat dan seimbang, penting bagi Gen Z untuk menetapkan batas antara pekerjaan utama, side hustle, dan waktu pribadi. Buat jadwal kerja yang realistis, beri ruang untuk istirahat, dan jangan lupa menikmati hasil jerih payahmu.

Fenomena side hustle akhirnya menjadi cerminan semangat generasi muda yang adaptif, kreatif, dan berorientasi pada kebebasan finansial.

Bagi Gen Z, bekerja kini bukan sekadar kewajiban, tapi cara mengekspresikan jati diri dan mencapai makna hidup yang lebih luas. (ana sofiana/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

6 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

6 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

6 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

8 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.