Categories: Woman Files

Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini 8 Dampak Buruk yang Harus Diwaspadai

METROTODAY, SIDOARJO – Minum teh, terutama es teh setelah makan, ternyata tidak disarankan oleh pakar kesehatan. Kebiasaan ini bisa menimbulkan berbagai gangguan mulai dari masalah pencernaan, penurunan energi tubuh, hingga menghambat penyerapan nutrisi penting.

Kebiasaan minum es teh manis seusai makan memang terasa menyegarkan. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini dapat memberikan dampak negatif pada tubuh.

Berikut beberapa alasan mengapa minum teh setelah makan sebaiknya dihindari:

1. Menghambat Penyerapan Zat Besi

Kandungan tanin dalam teh dapat mengikat zat besi dari makanan, terutama dari sayuran dan kacang-kacangan. Akibatnya, tubuh kesulitan menyerap zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.

2. Memicu Konstipasi

Teh mengandung zat yang bisa memperlambat pergerakan usus. Jika dikonsumsi segera setelah makan, hal ini dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi pada sebagian orang.

3. Meningkatkan Asam Lambung

Kandungan kafein pada teh dapat merangsang peningkatan produksi asam lambung. Kondisi ini berisiko menimbulkan rasa perih, mulas, atau kembung pada perut setelah makan.

4. Mengganggu Proses Pencernaan

Teh yang diminum terlalu cepat setelah makan dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih berat. Hal ini dapat menyebabkan rasa tidak nyaman seperti kembung dan begah.

5. Mempengaruhi Produksi Enzim Pencernaan

Enzim pencernaan dibutuhkan untuk memecah makanan agar nutrisinya mudah diserap tubuh. Teh yang diminum segera setelah makan dapat menghambat kerja enzim tersebut, sehingga proses pencernaan melambat.

6. Mengganggu Absorpsi Nutrisi

Selain zat besi, beberapa nutrisi lain seperti kalsium dan protein juga bisa sulit diserap tubuh jika langsung dikombinasikan dengan teh setelah makan.

7. Mengurangi Energi Tubuh

Bukannya menambah energi, teh yang diminum setelah makan justru bisa membuat tubuh terasa lemas karena penyerapan nutrisi yang terhambat.

8. Menyebabkan Pembekuan Lemak

Minum es teh setelah makan berlemak dapat membuat lemak lebih sulit dicerna. Kondisi ini dapat memicu penumpukan lemak yang berisiko terhadap kesehatan dalam jangka panjang.

Waktu Terbaik Minum Teh

Meski tidak disarankan setelah makan, bukan berarti minum teh harus dihindari sepenuhnya. Teh tetap bermanfaat bagi kesehatan jika dikonsumsi pada waktu yang tepat, yaitu:

  • 30–60 menit setelah makan agar nutrisi dari makanan sudah diserap lebih dulu.
  • Pagi hari setelah sarapan ringan membantu meningkatkan energi dan konsentrasi.
  • Sore hari menjadi minuman penyegar setelah beraktivitas.
  • Hindari malam hari karena kafein dalam teh bisa mengganggu kualitas tidur.

Alternatif paling aman setelah makan adalah minum air putih, yang membantu melancarkan pencernaan dan menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Minum teh setelah makan memang terasa menyegarkan, tetapi bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan. Dari menghambat penyerapan zat besi, memicu asam lambung, hingga mengganggu proses pencernaan.

Untuk tetap mendapatkan manfaat teh tanpa mengorbankan kesehatan, sebaiknya konsumsi teh pada waktu yang tepat, bukan langsung setelah makan. (amelia/red)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Atasi Banjir di Surabaya Selatan, Pemkot Fokus Penyambungan Saluran dan Penyamaan Ketinggian Air

Penanganan banjir di wilayah Surabaya Selatan dilakukan dengan pendekatan yang menyeluruh. Pemerintah kota menitikberatkan pada…

5 hours ago

Anas Karno Resmi Jabat Sekretaris Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Kota Surabaya

Anas Karno ditetapkan sebagai Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya dalam rapat paripurna yang digelar…

5 hours ago

Gantikan Adi Sutarwijono, Syaifuddin Zuhri Dilantik sebagai Ketua DPRD Surabaya, Fokus Optimalisasi Pendapatan Daerah

Syaifuddin Zuhri resmi dilantik dan mengucap sumpah jabatan sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)…

5 hours ago

Kelihaian Perempuan Mengubah Diam Menjadi Emas

KALIMAT yang diucapkan belum sepenuhnya tuntas. Tapi, air matanya sudah tumpah membasahi pipi. Ia tak…

7 hours ago

Pakar: Pengelolaan Budaya Surabaya Dinilai Masih Fase Transisi

Penyediaan ruang publik serta transformasi lembaga kesenian menjadi lembaga kebudayaan dinilai sebagai langkah positif menuju…

1 day ago

KAI Uji Coba Biodiesel B50 di KA Sembrani, Performa Tetap Optimal di Jalur Surabaya – Jakarta

PT KAI melakukan terobosan baru dengan menggelar uji coba perdana penggunaan bahan bakar Biodiesel B50…

1 day ago

This website uses cookies.