Wali Kota menambahkan bahwa karakter geografis Surabaya dan sebagian saluran berupa sungai irigasi membuat rumah pompa menjadi infrastruktur penting pengendalian banjir, disertai perbaikan dan pelebaran saluran secara berkelanjutan.
“Karena itu, kita harus membangun, memperbaiki, dan memperlebar saluran agar tidak terjadi banjir,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Eri Cahyadi kembali menegaskan harapan agar kelima rumah pompa bisa beroperasi tepat waktu dan berfungsi optimal. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengertian warga selama pembangunan berlangsung.
“Terima kasih buat kalian semua yang mau pengertian. Ketika saya memperbaiki jalan, buat box culvert biar tidak banjir, saya terima kasih pengertiannya. Mudah mudahan dengan doa panjenengan (anda) semua, Surabaya tidak lagi banjir,” pungkasnya. (ahm)
Wali Kota menambahkan bahwa karakter geografis Surabaya dan sebagian saluran berupa sungai irigasi membuat rumah pompa menjadi infrastruktur penting pengendalian banjir, disertai perbaikan dan pelebaran saluran secara berkelanjutan.
“Karena itu, kita harus membangun, memperbaiki, dan memperlebar saluran agar tidak terjadi banjir,” imbuhnya.
Di akhir pernyataannya, Eri Cahyadi kembali menegaskan harapan agar kelima rumah pompa bisa beroperasi tepat waktu dan berfungsi optimal. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengertian warga selama pembangunan berlangsung.
“Terima kasih buat kalian semua yang mau pengertian. Ketika saya memperbaiki jalan, buat box culvert biar tidak banjir, saya terima kasih pengertiannya. Mudah mudahan dengan doa panjenengan (anda) semua, Surabaya tidak lagi banjir,” pungkasnya. (ahm)