Melawan Pakai Celurit, Dua Begal Motor Kompolotan Bangkalan Didor di Tenggilis Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Dua pelaku pencurian motor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Surabaya berhasil ditangkap petugas Polsek Sukolilo. Salah satu pelaku terpaksa ditembak di bagian pinggul karena nekat melawan menggunakan celurit saat akan diamankan.

Kedua tersangka diidentifikasi MZ, 34, dan MS, 35, sama-sama warga Burneh, Bangkalan. Komplotan ini telah beraksi lebih dari satu kali.

Kapolsek Sukolilo, AKP Yunus Kurniawan, menjelaskan pengungkapan bermula dari laporan korban EGM warga Tuban, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di tempat kos Jalan Gebang Wetan, Sukolilo, Senin (21/9).

“Polisi segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan penyelidikan. Dari hasil pelacakan, kedua pelaku teridentifikasi dan kami lakukan pengejaran,” ujarnya, Minggu (27/9).

Penangkapan dilakukan saat kedua tersangka hendak beraksi kembali di kawasan Kendangsari, Tenggilis Mejoyo. MZ yang berperan sebagai eksekutor dan penjual barang curian nekat melawan.

Mereka juga sempat melarikan diri menaiki atap rumah warga saat dikejar oleh petugas kepolisian.
Sehingga petugas menindak tegas dengan menembak bagian pinggulnya. MS bertindak sebagai joki kendaraan.

Dari tangan pelaku disita celurit, pisau, jimat, motor Honda Beat hasil curian, tas berisi ponsel, serta pakaian yang digunakan saat beraksi.

“Mereka membekali diri dengan senjata tajam setiap kali beraksi. Modusnya berkeliling mencari motor yang diparkir di lingkungan tempat kos,” jelas Yunus.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Ari Widodo, menambahkan pelaku juga pernah mencuri motor di Jalan Lebak Permai. Hingga kini polisi telah mengonfirmasi tiga korban.

Saat diinterogasi, MS mengaku membawa sajam untuk berjaga-jaga. “Buat jaga-jaga. Kalau ketahuan korban, saya bacok,” ucapnya.

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Kasus masih dikembangkan untuk mengungkap peristiwa lain yang mungkin melibatkan pelaku. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Dua pelaku pencurian motor (curanmor) yang kerap beraksi di wilayah Surabaya berhasil ditangkap petugas Polsek Sukolilo. Salah satu pelaku terpaksa ditembak di bagian pinggul karena nekat melawan menggunakan celurit saat akan diamankan.

Kedua tersangka diidentifikasi MZ, 34, dan MS, 35, sama-sama warga Burneh, Bangkalan. Komplotan ini telah beraksi lebih dari satu kali.

Kapolsek Sukolilo, AKP Yunus Kurniawan, menjelaskan pengungkapan bermula dari laporan korban EGM warga Tuban, yang kehilangan sepeda motor Honda Beat miliknya yang diparkir di tempat kos Jalan Gebang Wetan, Sukolilo, Senin (21/9).

“Polisi segera melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan penyelidikan. Dari hasil pelacakan, kedua pelaku teridentifikasi dan kami lakukan pengejaran,” ujarnya, Minggu (27/9).

Penangkapan dilakukan saat kedua tersangka hendak beraksi kembali di kawasan Kendangsari, Tenggilis Mejoyo. MZ yang berperan sebagai eksekutor dan penjual barang curian nekat melawan.

Mereka juga sempat melarikan diri menaiki atap rumah warga saat dikejar oleh petugas kepolisian.
Sehingga petugas menindak tegas dengan menembak bagian pinggulnya. MS bertindak sebagai joki kendaraan.

Dari tangan pelaku disita celurit, pisau, jimat, motor Honda Beat hasil curian, tas berisi ponsel, serta pakaian yang digunakan saat beraksi.

“Mereka membekali diri dengan senjata tajam setiap kali beraksi. Modusnya berkeliling mencari motor yang diparkir di lingkungan tempat kos,” jelas Yunus.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Ari Widodo, menambahkan pelaku juga pernah mencuri motor di Jalan Lebak Permai. Hingga kini polisi telah mengonfirmasi tiga korban.

Saat diinterogasi, MS mengaku membawa sajam untuk berjaga-jaga. “Buat jaga-jaga. Kalau ketahuan korban, saya bacok,” ucapnya.

Kedua tersangka kini dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan/atau UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Kasus masih dikembangkan untuk mengungkap peristiwa lain yang mungkin melibatkan pelaku. (ahm)

Ikuti Kami Untuk mendapatkan Berita menarik MetroToday
Google News

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait