“Dari kemarin mereka sudah bertanya, ‘Bu, kapan lombanya?’ Mereka ingin ikut bersama-sama. Karena itu, kami siapkan beberapa lomba yang disesuaikan dengan kondisi mereka agar mereka bisa mengikuti dengan nyaman dan merasa senang,” ungkapnya.
Lebih dari sekadar hiburan, perlombaan ini juga menjadi sarana pengembangan kemampuan anak-anak. Melalui berbagai permainan, mereka dilatih bekerja sama, menumbuhkan kreativitas, serta menunjukkan semangat bertanding yang jujur dan sportif.
“Harapannya mereka memiliki sportivitas yang tinggi, bisa bekerja sama, dan menunjukkan kemampuan serta kreativitasnya dalam mengikuti lomba,” tambahnya.
Semarak perayaan kemerdekaan tak hanya digelar di Kalijudan. Dinsos Surabaya juga menyiapkan kegiatan serupa di lokasi layanan lainnya, seperti Griya Werdha dan Rumah Anak Prestasi (RAP).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menghadiri langsung kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) di Sekolah…
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Surabaya berhasil menggagalkan peredaran hampir 100 ribu…
Jalur pendakian Gunung Piramid di Bondowoso yang sudah resmi ditutup dan dinyatakan ilegal, kembali mencatatkan…
Ketidaktepatan pemutakhiran data status desil kemiskinan dinilai merugikan warga yang benar-benar membutuhkan dukungan. Banyak keluarga kurang…
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., menyampaikan pesan mendalam…
Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya untuk masa bakti…
This website uses cookies.