Categories: Nasional

Sudah Ditutup Gunung Piramid Kembali Makan Korban, Pegiat Alam: Jangan Hanya Kejar Eksistensi di Medsos

METROTODAY, SURABAYA – Jalur pendakian Gunung Piramid di Bondowoso yang sudah resmi ditutup dan dinyatakan ilegal, kembali mencatatkan tragedi baru. Maliya Finda, 51, warga Surabaya, bersama pemandu lokal Irfan Nasrul Laili, 35, bernasib tragis dan meninggal dunia setelah hilang kontak sejak Senin (3/8).

Diduga keduanya terjatuh ke jurang dalam, meski jalur itu sudah lama diketahui sangat curam, berbahaya, dan dilarang dilalui, namun tetap saja pendaki nekat menikmati karena keindahannya yang sering dibagikan luas di media sosial.

Gunung setinggi 1.521 meter di atas permukaan laut (MDPL) ini masuk dalam gugusan Gunung Argopuro, membentang dari wilayah Desa Ardisaeng Kecamatan Pakem hingga Desa Curahpoh Kecamatan Curahdami.

Kejadian hilangnya nyawa pendaki tidak bisa dilupakan pada Juni 2019. Seorang pelajar asal Bondowoso, Thoriq Rizki Maulidan, hilang di kawasan yang dikenal bernama Punggung Naga, dan baru ditemukan meninggal dunia setelah pencarian berat selama 12 hari.

Tak berhenti di situ, Agustus 2020 menjadi bulan kelam kembali saat Multazam, 18, terpeleset saat berswafoto, dan jatuh ke jurang sedalam 100 meter. Pengangkutan jenazah memerlukan waktu sembilan jam penuh perjuangan melawan medan yang hampir tak memberi ruang aman sedikit pun.

Pegiat alam dan aktivis lingkungan dari Generasi Olahraga Gunung dan Orientasi Rimba se-Jawa Timur (Gogor Sejati), Patkhur Rozi, menegaskan bahaya jalur pendakian Gunung Piramid bukan sekadar cerita berlebihan.

Lereng yang sangat tajam, jalur yang setapak tanpa tali pengaman, ditambah jika cuaca yang bisa berubah seketika menjadi badai, membuat setiap langkah sarat ancaman bahkan bagi pendaki yang sudah pengalaman sekalipun.

“Kontur terlalu curam dan ekstrem, tidak dianjurkan sama sekali untuk pendakian, meskipun pendaki sudah profesional. Apalagi jalur ini memang sudah ditutup sejak kejadian pertama sekitar tahun 2019,” ujar Rozi, Rabu (5/8).

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Putus Kuliah karena Salah Data, Komisi D Soroti Data Desil Tak Akurat

Ketidaktepatan pemutakhiran data status desil kemiskinan dinilai merugikan warga yang benar-benar membutuhkan dukungan. Banyak keluarga kurang…

10 hours ago

Wamendiktisaintek Stella: Jangan Terjebak Euforia AI, Mahasiswa Harus Kritis Kunci Tak Tergantikan Teknologi

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., menyampaikan pesan mendalam…

10 hours ago

Tias Alvin Papatria Terpilih jadi Dirut Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya, Tugas Berat Menanti

Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya untuk masa bakti…

11 hours ago

Nenek Asal Surabaya Meninggal di Gunung Piramid Bondowoso, Suka Mendaki dan Taklukkan Rinjani hingga Agung

Semangat tak mengenal usia dan kecintaan mendalam pada alam berakhir duka bagi Maliya Finda, 51.…

20 hours ago

Balita 2 Tahun Selamat, Ada 5 Anak Tak Masuk Daftar Penumpang KM Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar

Insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Giliyang, Sumenep, Madura, Minggu (2/8) pagi masih…

23 hours ago

Terpeleset Sedimen Pengerukan Saluran di Sambikerep, Pengendara Motor Luka, Kontraktor Kena Sanksi SP 1

Keselamatan warga di tengah maraknya proyek pengerjaan saluran air kembali menjadi sorotan tajam. Setelah insiden…

1 day ago

This website uses cookies.