Berdasarkan pengakuan yang diperoleh, kursi yang diduga dicuri tersebut diantar menggunakan mobil ambulans pribadi dari luar kota. Barang diturunkan di lokasi pengepul lalu mobil pergi, sehingga tidak terlihat saat petugas tiba.
Terduga pelaku diketahui berdomisili di Kabupaten Sumenep. Selain dua orang yang diamankan di Surabaya, kepolisian juga sedang menelusuri peran seorang perempuan yang diduga menjadi kaki tangan dan berada di Sumenep.
“Dia dapat barang pagi, dikirim ke lokasi pengepul lalu ambulansnya pergi. Sehingga saat pasukan kami datang, ambulans sudah tidak ada. Dua orang yang berada di lokasi, yakni terduga pelaku dan pihak pengepul, sudah diserahkan sepenuhnya kepada kepolisian untuk menjalani proses hukum yang berlaku,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, Ph.D., menyampaikan pesan mendalam…
Jajaran direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya untuk masa bakti…
Semangat tak mengenal usia dan kecintaan mendalam pada alam berakhir duka bagi Maliya Finda, 51.…
Insiden kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 di perairan Giliyang, Sumenep, Madura, Minggu (2/8) pagi masih…
Keselamatan warga di tengah maraknya proyek pengerjaan saluran air kembali menjadi sorotan tajam. Setelah insiden…
Mobil laboratorium pendidikan keliling Perjalanan Mikroplastik (Microplastic Journey), yang merupakan yang pertama di Indonesia dioperasionalkan.
This website uses cookies.