Categories: Surabaya

Abad 16 Okol Ritual Panggil Hujan, Kini Masih Dilestarikan di Surabaya Barat untuk Cegah Perselisihan

Menurut pegiat sejarah, Nur Setiawan, okol memiliki latar belakang yang panjang dan berbeda dari masa ke masa. Berdasarkan catatan sejarah, olahraga ini sudah ada sejak tahun 1500-an. Dahulu, okol merupakan bentuk bela diri kuno yang kental dengan nuansa mistis.

“Pada masa lalu, okol sering dikaitkan dengan hal-hal gaib dan bahkan digunakan sebagai bagian dari ritual untuk mendatangkan hujan ketika musim kemarau berlangsung sangat panjang,” ungkap Nur.

Ia juga menambahkan bahwa cara penyelenggaraan okol di Surabaya memiliki kekhasan tersendiri dibandingkan dengan daerah lain.

Di beberapa tempat lain, tradisi serupa sering kali menggunakan cambuk dari rotan atau anyaman tali, di mana para peserta saling mencambuk tubuh satu sama lain. Namun hal ini tidak diterapkan di Surabaya.

“Di Surabaya, okol tetap menjadi gulat tradisional yang mengandalkan kekuatan fisik tanpa unsur mencambuk. Kini, olahraga tradisi ini hanya dipertunjukkan setahun sekali saat sedekah bumi sebagai hiburan dan ajang pembuktian kejantanan bagi para petarungnya,” jelasnya.

Nur Setiawan berharap tradisi ini dapat terus terjaga keberadaannya. Ia melihat bahwa jika dikelola dengan baik dan dikembangkan lebih lanjut, okol memiliki nilai lebih yang bisa memberikan manfaat ekonomi bagi warga sekitar sekaligus menjadi daya tarik tersendiri sebagai ajang perlombaan budaya.

“Kalau dikelola dengan baik, okol mempunyai nilai tambah yang mampu memberi pemasukan ekonomis untuk warga maupun menjadi ajang perlombaan budaya yang menarik dikunjungi banyak orang,” pungkasnya. (ahm)

Page: 1 2

Jay Wijayanto

Recent Posts

Bukan yang Paling Gacor, Justru Si Paling Populer: Fan Vote Player of the Match Piala Dunia 2026 Dianggap Bias

Pemilihan Player of the Match (POTM) di Piala Dunia 2026 mendadak menjadi bahan perdebatan. Mekanisme…

17 hours ago

Gaya Elit Menang Sulit: Skuad Mewah Brasil Main Parkir Bus, Didobrak Haaland Sampai Mampus!

Laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium pada Senin (6/7) dinihari WIB…

17 hours ago

Menhaj Gus Irfan Akui Mediasi dengan Hanania Travel yang Diduga Gelapkan Dana Umrah 1.430 Jemaah Tak Berhasil

Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah umrah yang melibatkan PT Hanania Tama International…

17 hours ago

Musik Lebih dari Sekadar Hiburan: Perannya dalam Budaya dan Tantangan di Era Digital

Musik merupakan salah satu karya seni yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Selain sebagai…

18 hours ago

Adidas Trionda Final: Bola Resmi Khusus Babak Semifinal hingga Final Piala Dunia 2026

Menyambut fase paling krusial dalam perebutan trofi paling bergengsi di jagat sepak bola, produsen perlengkapan…

20 hours ago

Paraguay Main Tarkam Khas Amerika Latin tanpa Dihukum Wasit, Tetap Saja Prancis yang Menang

Aroma baku hantam berkedok sepak bola tersaji nyata di Lincoln Financial Field, Philadelphia, Minggu (5/7).…

1 day ago

This website uses cookies.