Warga Kutisari Surabaya Menanti, Koperasi Merah Putih Janji Harga Murah Belum Terwujud

METROTODAY, SURABAYA – Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kutisari, Surabaya, hingga kini belum juga beroperasi melayani warga. Padahal, koperasi ini merupakan salah satu dari 1.135 koperasi serupa yang telah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 Februari lalu.

Hingga Selasa ini, lokasi koperasi terlihat sepi dan tidak ada aktivitas sama sekali. Padahal saat dikunjungi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beberapa waktu lalu, fasilitas ini dinyatakan sudah 100 persen siap dioperasikan. Namun sayang, hingga kini koperasi tersebut tetap tertutup dan belum pernah dibuka untuk umum.

Kondisi belum berjalannya koperasi semakin terlihat jelas karena bantuan operasional yang disiapkan, seperti satu unit truk, mobil pick up, dan beberapa sepeda motor roda tiga, juga tidak tampak ada di lokasi.

Warga Kutisari pun menyampaikan harapan agar koperasi ini segera dibuka dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami berharap keberadaan Koperasi Merah Putih ini nantinya bisa menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, serta memiliki program simpan pinjam dengan bunga rendah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kecil,” ujar Suhardiah, salah satu warga Kutisari, Kamis (2/7).

Diketahui, KDKMP Kutisari masuk dalam jajaran 1.135 Koperasi Merah Putih yang diresmikan secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 18 Februari silam, sebagai upaya mendorong perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. (ahm)

METROTODAY, SURABAYA – Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di kawasan Kutisari, Surabaya, hingga kini belum juga beroperasi melayani warga. Padahal, koperasi ini merupakan salah satu dari 1.135 koperasi serupa yang telah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 Februari lalu.

Hingga Selasa ini, lokasi koperasi terlihat sepi dan tidak ada aktivitas sama sekali. Padahal saat dikunjungi oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak beberapa waktu lalu, fasilitas ini dinyatakan sudah 100 persen siap dioperasikan. Namun sayang, hingga kini koperasi tersebut tetap tertutup dan belum pernah dibuka untuk umum.

Kondisi belum berjalannya koperasi semakin terlihat jelas karena bantuan operasional yang disiapkan, seperti satu unit truk, mobil pick up, dan beberapa sepeda motor roda tiga, juga tidak tampak ada di lokasi.

Warga Kutisari pun menyampaikan harapan agar koperasi ini segera dibuka dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Kami berharap keberadaan Koperasi Merah Putih ini nantinya bisa menyediakan barang kebutuhan pokok dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, serta memiliki program simpan pinjam dengan bunga rendah untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat kecil,” ujar Suhardiah, salah satu warga Kutisari, Kamis (2/7).

Diketahui, KDKMP Kutisari masuk dalam jajaran 1.135 Koperasi Merah Putih yang diresmikan secara daring oleh Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 18 Februari silam, sebagai upaya mendorong perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. (ahm)

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait