Namun kondisinya kembali memburuk. Ia merasakan sakit hebat, lalu pada tanggal 26 sesak napas makin parah. Saat dibawa ke rumah sakit, kondisinya sudah tidak dapat ditolong lagi.
Kartiwi juga menceritakan bahwa Linda sebenarnya telah menerima beasiswa selama tiga semester, namun hal itu baru diketahui keluarga setelah menanyakan langsung ke pihak rektorat.
Awalnya ia sempat bingung, karena setiap kali hendak membayar UKT, sistem menyatakan tagihan sudah terbayar.
“Ternyata dia dapat beasiswa selama tiga semester. Kami baru mengetahuinya setelah menanyakan ke kampus. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan,” ungkapnya.
Sebagai wujud penghargaan dan dukungan lanjutan, Rektor Unesa, Prof. Nurhasan, memberikan kesempatan beasiswa bagi adik Linda yang kini masih duduk di kelas 11 SMA. Kartiwi menyambut baik bantuan tersebut mengingat kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan.
“Terima kasih banyak kepada pihak kampus dan Pak Rektor. Saya hanya bekerja sebagai buruh, penghasilan pas-pasan. Dengan adanya beasiswa ini, nanti adiknya bisa melanjutkan sekolah tanpa terbebani biaya,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Sebanyak 19 jemaah haji Debarkasi Surabaya masih belum dapat pulang ke Indonesia karena harus menjalani…
Memasuki masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mengeluarkan imbauan…
etelah sempat dianggap menutup kisahnya dengan manis lewat Toy Story 4, Pixar kembali membuka kotak…
Timnas Brasil memamerkan status mereka sebagai salah satu kandidat juara Piala Dunia 2026 setelah membekap…
Timnas Maroko harus bekerja ekstra keras sebelum akhirnya memulangkan Haiti dengan skor 4-2 pada laga…
Swiss menutup fase grup Piala Dunia dengan senyum lebar setelah menaklukkan tuan rumah Kanada 2-1…
This website uses cookies.