Categories: Surabaya

39 Bangunan Liar di Tambak Mayor Ditertibkan karena Sebabkan Surabaya Banjir

METROTODAY, SURABAYA – Kecamatan Asemrowo melakukan penertiban bangunan liar di kawasan Jalan Tambak Mayor Gang VI C, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo. Kegiatan ini telah berlangsung selama hampir dua pekan terakhir dengan tujuan mengembalikan fungsi jalan sekaligus melancarkan saluran air yang selama ini tertutup.

Camat Asemrowo, Mohammad Zulchaidir menyampaikan, penertiban ini bermula dari banyaknya aduan warga. Laporan masuk melalui Satpol PP hingga layanan pengaduan Wali Kota Eri Cahyadi, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung ke lokasi bersama Ketua RT dan RW setempat.

“Setelah kami cek memang benar bangunan itu berdiri menutupi badan jalan dan berada tepat di atas saluran air,” ungkap Zulchaidir, Senin (22/6).

Sebelum dilakukan pembongkaran, pihak kecamatan terlebih dahulu menggelar pertemuan serta memberikan sosialisasi kepada pemilik bangunan. Hasilnya, sebagian warga bersedia membongkar secara mandiri, sementara yang mengalami kesulitan mendapatkan bantuan dari pemerintah kota mulai tanggal 17 Juni lalu.

“Warga yang memiliki bangunan permanen kesulitan membongkar sendiri, sehingga kami turunkan tim gabungan dari Satpol PP, DLH, DSDABM, dan DPRKPP untuk membantu,” jelasnya.

Proses penertiban berjalan cukup lambat dan dikerjakan secara manual. Hal ini disebabkan akses lokasi hanya selebar 1,5 meter sehingga alat berat tidak dapat menjangkaunya. Dari total 39 bangunan liar yang ditertibkan, saat ini tersisa sekitar 10 unit yang masih dalam proses pembongkaran.

“Karena gangnya sempit, semua dikerjakan tenaga manusia. Insya Allah proses ini akan terus berlanjut hingga tuntas,” tambah Zulchaidir yang akrab disapa Zoel itu.

Ia menegaskan langkah ini demi mengatasi masalah genangan air yang kerap melanda pemukiman warga. Selama saluran tertutup bangunan, petugas kesulitan membersihkan endapan lumpur dan sampah penyebab banjir.

“Nanti setelah seluruh bangunan tuntas dibongkar, kami segera lakukan pengerukan sedimen agar saluran kembali berfungsi maksimal,” tegasnya.

Zoel juga mengimbau seluruh warga agar tidak lagi mendirikan bangunan di atas fasilitas umum. “Saya ingatkan kembali, jangan menempati atau membangun di atas badan jalan, pedestrian, maupun saluran air demi kenyamanan bersama,” pesannya.

Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Asemrowo, Arisse Setiawan menjelaskan, penertiban berlangsung sejak 17 hingga 19 Juni 2026 dan ditargetkan selesai seluruhnya pada 25 Juni mendatang.

“Karena akses terbatas, sisa material puing harus dimuat ke dalam karung untuk diangkut keluar lokasi. Ini memang butuh waktu lebih lama, namun kami pastikan selesai tepat waktu,” pungkasnya. (*)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Perubahan Suhu dan Kebiasaan Mengejan di Kamar Mandi Bisa Picu Stroke, Ini Penjelasan Medisnya!

Perubahan suhu mendadak saat mandi dan kebiasaan mengejan berlebihan ternyata dapat memicu pecahnya pembuluh darah…

10 hours ago

Kasus Diabetes Anak Didominasi Genetik, Spesialis Gizi: Tetap Batasi Gula Demi Cegah Risiko Jangka Panjang

Peningkatan kasus diabetes pada anak di Indonesia disebabkan oleh semakin tingginya angka diagnosis dini serta…

10 hours ago

Mahasiswi FKH di Surabaya Melahirkan Bayi hingga Meninggal di Kos, Polisi Tunggu Hasil Otopsi

Seorang mahasiswi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) salah satu universitas di Surabaya melahirkan secara mandiri di…

21 hours ago

DPP Partai Demokrat Tetapkan Nur Muhyidin Pimpin OC Musda VII Jatim yang Digelar Akhir Agustus

DPP Partai Demokrat menetapkan dan mengesahkan H. Nur Muhyidin (Kepala BPOKK DPD) sebagai Ketua Panitia…

21 hours ago

Ribuan Orang Gelar Aksi Damai Tolak LGBTQ di Jalan Gubernur Suryo Surabaya, Tuntut Perlindungan Generasi

Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Umat Peduli Generasi (AUPG) Jawa Timur menggelar aksi damai…

22 hours ago

Disapa Malah Marah, Pria di Gundih Surabaya Sabet Tetangga dengan Mandau Hingga Terluka

Satu warga mengalami luka berat akibat disabet senjata tajam jenis mandau di kawasan Jalan Cepu,…

22 hours ago

This website uses cookies.