Categories: Surabaya

Tawuran Diduga Libatkan Oknum Perguruan Silat di Kalijudan Surabaya, Pemkot dan Polisi Siap Tindak Tegas

METROTODAY, SURABAYA – Insiden tawuran yang diduga melibatkan oknum anggota perguruan silat terjadi di kawasan Jalan Kalijudan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu dini hari (17/6).

Peristiwa yang berlangsung saat sebagian besar warga tengah beristirahat ini memicu keresahan masyarakat dan memunculkan tuntutan agar aparat bertindak tegas terhadap pelaku yang mengganggu ketertiban umum.

Suara teriakan dan keributan yang pecah di tengah malam membangunkan banyak warga. Sejumlah rekaman video dan informasi terkait insiden tersebut pun tersebar luas di media sosial, sehingga memancing berbagai reaksi dari publik.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru, menegaskan bahwa seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok perguruan silat dan organisasi kemasyarakatan, memiliki kewajiban menjaga kondusivitas Kota Pahlawan.

“Semua harus sama-sama menjaga kondusivitas. Masyarakat yang melewati wilayah orang lain juga harus menjaga sopan santun. Warga juga harus bisa menjaga diri sehingga tidak terjadi hal-hal seperti kemarin,” ujar Tundjung.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya secara bertahap terus melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan yang terdaftar di lingkungan pemerintah daerah. Pembinaan ini dilakukan secara bersama-sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ormas yang terdaftar korespondensi di Pemerintah Kota tentu akan mendapatkan pembinaan secara bertahap. Biasanya kami bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” katanya.

Tundjung juga mengingatkan bahwa setiap organisasi yang beraktivitas di wilayah Surabaya wajib memiliki administrasi dan legalitas yang jelas. Namun terkait dugaan pelanggaran hukum dalam insiden Kalijudan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Kalau terkait pidana tentu aparat keamanan yang akan memproses. Sanksinya tergantung pelanggaran yang dilakukan. Nanti dilihat tingkat pelanggarannya,” tegasnya saat ditanya mengenai kemungkinan sanksi terhadap organisasi yang anggotanya terlibat.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Edy Herwiyanto membenarkan terjadinya insiden tawuran tersebut. Ia menyatakan tim kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait.

“Saat ini tim penyidik sudah melakukan penyelidikan mendalam di tempat kejadian perkara dan kami juga sedang melakukan pemeriksaan intensif terhadap beberapa orang,” kata AKBP Edy Herwiyanto.

Polisi juga telah mengidentifikasi adanya korban yang mengalami luka akibat bentrokan tersebut, namun jumlah pastinya masih terus didalami.

“Nanti akan kami lihat lagi dari hasil pendalaman, apakah ada korban lain atau tidak dalam insiden ini. Tentunya dengan waktu yang cepat akan segera kita ungkap siapa saja pelakunya. Hukum akan kami tegakkan secara tegas,” tandasnya.

Peristiwa ini kembali memunculkan kekhawatiran masyarakat, mengingat insiden semacam ini kerap dikhawatirkan muncul menjelang maupun saat peringatan Bulan Suro. Publik berharap tradisi budaya dan kegiatan komunitas dapat berlangsung secara damai tanpa diwarnai aksi kekerasan yang merugikan warga sekitar. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Semifinal dan Final Piala Presiden 2026 Digelar di Bali, Surabaya Dijanjikan Tuan Rumah Tahun Depan

Kota Surabaya menjadi tuan rumah konferensi pers babak semifinal dan final Piala Presiden 2026 yang…

5 hours ago

Bunga Mekar di Atas Awan, Ronie Parero Angkat Filosofi Kebebasan Bermimpi di IFW 2026

Desainer asal Jawa Timur, Ronie Parero turut meramaikan gelaran Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang…

7 hours ago

Bupati Subandi Pimpin Razia Serentak, Ribuan Botol Miras Disita di Sidoarjo

Razia serentak yang digelar bersama Forkopimda dan Forkopimka di 18 kecamatan, Sabtu (1/8) malam, membuahkan…

9 hours ago

KM Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Laut Sumenep, 231 Selamat, 5 Meninggal, Korban Dievakuasi ke Surabaya, Lombok dan Sumenep

Proses penyelamatan penumpang dan awak kapal KM Mutiara Sentosa 2 yang terbakar di perairan Sumenep,…

10 hours ago

Budaya Indonesia Menjangkau Hati Berbeda Bangsa dalam Indonesia Day on the Creek 2026(2)

Indonesia Day on the Creek bukan sekadar festival, tetapi ruang untuk membangun hubungan melalui budaya.

11 hours ago

Suara Reog Mengubah Langit Maryland saat Indonesia Day on the Creek 2026 (1)

Untuk pertama kalinya, suara gamelan, denting angklung, dan hentakan musik Reog Ponorogo menggema sepanjang hari…

11 hours ago

This website uses cookies.