Categories: Surabaya

Plh Wali Kota Surabaya Minta Warga Surabaya Bijak Hadapi Konten Viral Horor, Jangan Sampai Dikelabui Teknologi

METROTODAY, SURABAYA – Maraknya penyebaran video dan konten bernuansa horor, khususnya sosok pocong yang menjadi viral dan ramai diperbincangkan warga di berbagai platform media sosial (medsos) mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Surabaya, Armuji, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, terlebih di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) saat ini.

Cak Ji –sapaan akrabnya– menilai, kemajuan teknologi justru menuntut masyarakat untuk lebih bijak, kritis, dan cerdas dalam menyikapi setiap konten yang beredar.

Pasalnya, teknologi kini memudahkan pembuatan berbagai rekayasa digital yang dibuat sedemikian rupa hingga tampak nyata dan sulit dibedakan dari kejadian aslinya.

“Kalau itu cuma aplikasi atau AI, ya jangan dibesar-besarkan. Sekarang semua bisa dilakukan melalui teknologi. Teknologi jangan sampai mengelabui kita dan jangan sampai kita terjebak dengan hal-hal semacam itu. Karena itu kan hoaks, jadi tidak perlu kita tanggapi secara serius,” tegas Cak Ji.

Cak Ji menegaskan, kewaspadaan publik terhadap konten-konten viral yang belum terverifikasi kebenarannya menjadi hal yang sangat penting untuk diterapkan saat ini.

Menurutnya, kemudahan penyebaran informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilah dan memilih mana informasi yang berdasar fakta dan mana yang sekadar rekayasa atau isu belaka.

Hal ini dilakukan agar warga tidak mudah terpengaruh dan tercipta keresahan di tengah masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Armuji di tengah ramai beredarnya konten-konten horor yang menjadi sorotan publik dalam beberapa waktu terakhir.

Ia berharap, ke depannya masyarakat tidak lagi mudah panik saat menemukan konten serupa, serta selalu mengedepankan logika berpikir dan kebenaran fakta sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi tersebut ke orang lain.

“Jangan sampai teknologi mengelabui kita,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Tangis Tango Membasahi Pipi, Duo Lionel Menepi, Argentina Kini Bersiap Berbenah Diri

Laga final lawan Spanyol diperkirakan menjadi panggung Piala Dunia terakhir bagi Lionel Messi dan sejumlah…

3 hours ago

Dari Korban PHK Alaves Hingga Bawa Spanyol Kuasai Jagat Raya, Takdir Gila Seorang Pak Tua Luis De la Fuente

Tak banyak yang menyangka Luis de la Fuente, pelatih  Timnas Spanyol akan menjadi sosok yang…

11 hours ago

Dikira ke Macan, Nyasar ke Maung, Peralta Resmi Jadi Senjata Baru Persib, Bursa Transfer Memanas

Bandung kembali "gaduh", tapi kali ini bukan soal euforia juara. Persib Bandung resmi mengumumkan Mariano…

11 hours ago

Les Bleus Resmi Pilih Zidane sebagai Pelatih, Kini Ayam Jantan Berkokok Lantang

Setelah 14 tahun berada di bawah komando Didier Deschamps, Timnas Prancis akhirnya memasuki babak baru.…

11 hours ago

Pemkot Tutup Parkir Kawasan Usaha di Surabaya, Wajib Punya Izin dan Tarif Jelas

Pemkot Surabaya memperketat pengawasan penyelenggaraan parkir di kawasan usaha, meliputi pusat perbelanjaan, restoran, hingga kafe.…

20 hours ago

Wabup Mimik Pastikan Sekolah Pesisir Jabon Tak Tertinggal, Rehabilitasi SD dan Program MBG Dipercepat

Pemerataan layanan pendidikan hingga wilayah terpencil kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Wakil Bupati Sidoarjo…

20 hours ago

This website uses cookies.