Hewan tersebut segera diisolasi dan dipisahkan dari hewan lain untuk mencegah risiko penularan. Selain itu, sejumlah hewan lainnya ditemukan mengalami gangguan kesehatan ringan berupa kelelahan ekstrem akibat perjalanan jauh dari daerah asal menuju Surabaya.
“Kasus yang kami temukan sebagian besar dapat ditangani di lapangan. Untuk hewan yang mengalami kelelahan karena perjalanan jauh, petugas memberikan vitamin dan penanganan yang diperlukan agar kondisinya tetap terjaga,” tambahnya.
Nanik menekankan, masyarakat tidak perlu panik atau khawatir berlebihan terhadap temuan kasus cacing hati.
Menurutnya, daging hewan yang terinfeksi cacing hati sebenarnya tetap aman dikonsumsi selama organ hati yang menjadi sarang cacing tersebut tidak ikut dibagikan.
Oleh karena itu, pihaknya terus gencar melakukan edukasi kepada takmir masjid dan panitia penyembelihan agar lebih teliti dan cermat saat memilah organ tubuh hewan.
“Yang perlu menjadi perhatian adalah organ hati yang terinfeksi. Karena itu kami mengimbau panitia kurban untuk tidak membagikan hati yang ditemukan mengandung cacing. Langkah ini penting untuk memastikan keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat,” tegas Nanik.
Secara keseluruhan, intensitas pengawasan DKPP Surabaya tahun ini sangat masif. Pada tahap pemeriksaan pasca pemotongan (postmortem), petugas memeriksa 2.123 ekor sapi, 4.772 ekor kambing, dan 133 ekor domba.
Sementara itu, pada tahap pra-pemotongan atau saat hewan masih berada di lapak penjualan (antemortem), tercatat 4.890 ekor sapi, 11.142 ekor kambing, serta 452 ekor domba telah lolos pemeriksaan kesehatan ketat.
Menurut Nanik, data dan hasil evaluasi ini semakin menegaskan betapa pentingnya pengawasan berjenjang mulai dari lapak pedagang hingga ke proses pembagian daging. Hal ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Surabaya.
“Upaya itu menjadi bagian dari langkah Pemkot untuk memastikan pelaksanaan kurban tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghasilkan pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, dan halal,” pungkasnya. (ahm)
Page: 1 2
Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Rio Pattisellano, mengungkapkan penyerapan anggaran program Gen Z…
Kabar bahagia datang dari mantan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Risma kini resmi menjadi nenek…
Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas menjadi perhatian Bupati Sidoarjo Subandi. Minta pemetaan kebutuhan…
Jajaran direksi baru Perumda Delta Tirta Sidoarjo resmi mulai bekerja. Dituntut meningkatkan kualitas layanan kepada…
Kecamatan Wonokromo merelokasi 43 pedagang pasar tumpah yang selama ini menempati badan jalan dan saluran…
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menjadi tuan rumah peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Provinsi Jawa Timur,…
This website uses cookies.