Pemkot Surabaya berharap, tradisi ruwatan ini menjadi ruang edukasi budaya yang efektif sekaligus memperkuat citra Surabaya sebagai kota metropolitan modern yang tetap teguh memegang dan menjaga kelestarian warisan leluhur.
“Surabaya bukan hanya kota metropolitan, tetapi juga kota yang memiliki dan menjaga kelestarian budayanya,” pungkasnya. (ahm)
Isu kepulangan pemain muda berbakat Indonesia, Marselino Ferdinan, untuk kembali membela Persebaya Surabaya akhirnya menemukan…
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, SpP, FISR, menegaskan bahwa ketangguhan ekonomi…
Momen haru menyelimuti pengumuman skuad sementara Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026. Di tengah 26…
Maestro kesenian ludruk Jawa Timur, Cak Kartolo, resmi dianugerahi penghargaan Registrasi Memori Kolektif Bangsa (MKB)…
Penantian panjang Cristiano Ronaldo bersama Al Nassr akhirnya berbuah manis. Klub asal Riyadh itu resmi…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo terus mengupayakan peningkatan infrastruktur digital di Kota Delta.…
This website uses cookies.