Categories: Surabaya

Tiga Bulan Penataan Kali Tebu, Warga Minta Perbaikan Berlanjut sampai Jembatan Kedinding Surabaya

METROTODAY, SURABAYA – Penataan kawasan Kali Tebu di Jalan Raya Dukuh Bulak Benteng II, Kecamatan Kenjeran, perlahan menunjukkan hasil positif. Kawasan yang dulunya dikenal gelap, kumuh, dan rawan gangguan keamanan kini berubah menjadi lebih bersih, luas, dan aman bagi aktivitas warga maupun pengguna jalan.

Proyek yang dimulai sejak April 2026 ini juga dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi agar berjalan optimal.

Ketua RT 16/RW 07 Suropati 5 E Kelurahan Bulak Banteng, Ashariono, mengungkapkan perubahan paling nyata dirasakan setelah hampir tiga bulan penataan berjalan. Dulu, minimnya penerangan membuat kawasan ini sering dimanfaatkan kelompok tidak bertanggung jawab.

“Dulu kalau malam Minggu sering ada gengster bawa samurai, bikin huru-hara dan kejar-kejaran sampai masuk kampung. Warga jadi takut keluar rumah malam hari,” ujar Ashariono, Selasa (7/7).

Kini, setelah jalan diperlebar dan dipasang lampu penerangan jalan umum, suasana berubah total. “Jalanan jadi lebih lebar dan terang benderang. Kelompok yang sering berkumpul di sana sudah tidak terlihat lagi. Warga kini berani beraktivitas 24 jam penuh,” tuturnya.

Penataan ini juga menyasar pelaku usaha yang semula memakan bahu jalan. Meski sempat mempengaruhi omzet pedagang karena harus memundurkan lapak, warga menyambut baik langkah ini.

Pemerintah dan pengurus wilayah terus berupaya mencari solusi agar roda ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu fasilitas umum.

“Belum 100 persen sempurna, tapi dilakukan bertahap. Warga senang akses jalan makin enak, yang paling penting rasa aman sudah kembali,” jelasnya.

Ketua LPMK Kelurahan Bulak Banteng Abdul Aziz bersyukur kawasan yang dulunya penuh tumpukan rongsok dan parkir liar kini berubah total.

“Dulu orang enggan lewat sini karena kotor dan kumuh. Sekarang hasilnya sangat bagus, kami nikmati bersama,” katanya. Ia berharap penataan berlanjut hingga ke Jembatan Kedinding dan jembatan di sisi utara.

Pengguna jalan lain, Feris yang kerap melintas dari Semampir, juga mengaku kini berkendara lebih tenang berkat jalan beraspal dan penerangan yang memadai.

“Saya ajak warga bersama-sama menjaga kebersihan dan ketertiban agar kenyamanan ini terus terjaga,” pungkasnya. (ahm)

Jay Wijayanto

Recent Posts

Maulid Nabi dan Masa Depan Tuhan

Muhammad SAW tidak sekadar mengajarkan bagaimana manusia berbicara tentang Tuhan, tetapi bagaimana menghadirkan Tuhan dalam…

1 hour ago

Pagar Tinggi Antisipasi Demo Bermunculan, Pakar: Tanpa Keselarasan, Rusak Estetika Bangunan

Pemasangan pagar besi tinggi di area luar sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya belakangan menjadi sorotan…

6 hours ago

184 Ribu KPM di Surabaya Terima Beras 3 Bulan Sekaligus, Nekat Dijual Langsung Di-Blacklist

Program Bantuan Pangan Komoditas Beras untuk alokasi bulan Juli, Agustus, dan September 2026 sedang disalurkan…

6 hours ago

Kecelakaan di Jalan Moestopo, Warga Sempat Tuduh Pemkot Surabaya, Ternyata Proyek RS Dr Soetomo

Pemerintah Kota Surabaya menegur pihak kontraktor yang menggunakan identitas Pemkot Surabaya pada kendaraan proyek di…

16 hours ago

Dihadiri Megawati, Final Soekarno Cup 2026 Satukan Semangat Bung Karno dan Bung Tomo

Turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup 2026 resmi berakhir dengan digelarnya pertandingan final di…

16 hours ago

Sidak Betonisasi Jalan Tambakcemandi, Bupati Subandi: Jangan Telat, Kualitas Harus Bagus

Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek betonisasi ruas Jalan…

18 hours ago

This website uses cookies.