Categories: Surabaya

Mahasiswa ITS Jadikan Film Pesta Babi Materi Diskusi Kasus Kebijakan dan Keadilan Sosial

METROTODAY, SURABAYA – Di tengah kontroversi dan pembubaran agenda pemutaran film Pesta Babi di sejumlah wilayah, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya justru mengambil langkah berbeda.

Kampus ini membuka ruang diskusi terbuka dan membedah film kontroversi itu. Ini menegaskan perannya sebagai wadah dialektika konstruktif serta pengembangan nalar kritis bagi sivitas akademika.

Kegiatan diskusi dan bedah film ini digagas oleh Himpunan Mahasiswa Studi Pembangunan (HIMADEV) sebagai bagian dari pembelajaran mata kuliah Kajian Agraria. Mengingat, isu utama dalam film tersebut berkaitan erat dengan topik pembahasan perkuliahan tentang kajian agraria.

Film dokumenter Pesta Babi yang mengangkat kisah konflik agraria dan dinamika pembangunan di Papua itu dipandang sebagai studi kasus nyata yang kaya wawasan.

Di lingkungan akademik, karya ini tidak dilihat sebagai sesuatu yang kontroversial, melainkan sarana belajar untuk melatih pola pikir sistematis, kritis, dan multidimensi dalam menilai kebijakan publik.

Dosen Departemen Studi Pembangunan ITS, Khairun Nisa, menjelaskan bahwa kebijakan publik seharusnya lahir dari pendekatan bawah ke atas atau bottom-up, dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.

Ia mengakui bahwa setiap kebijakan pasti memiliki dampak pertukaran kepentingan atau trade-off, sehingga sulit memuaskan semua pihak. Meski demikian, ada landasan utama yang wajib dipegang.

“Setiap kebijakan strategis nasional wajib menjunjung tinggi nilai Pancasila, terutama sila kelima tentang keadilan sosial. Mengacu teori Nancy Fraser, keadilan itu terbagi menjadi tiga dimensi: keadilan distribusi, keadilan representasi, dan keadilan rekognisi. Film ini sangat relevan dijadikan studi kasus untuk menilai kebijakan nasional lewat ketiga dimensi tersebut,” ujarnya, Kamis (14/5).

Page: 1 2 3

Jay Wijayanto

Recent Posts

Hakim Tipikor MA Beber Bahaya Korupsi di Hadapan Ratusan Pengelola Sekolah Aisyiyah

Majelis Hukum dan HAM Pimpinan Daerah 'Aisyiyah Sidoarjo menggelar sharing session bertema “Penguatan Budaya Anti…

17 seconds ago

Ruang Operasi Jantung RSUD Dr Soetomo Surabaya Terbakar, Satu Orang Meninggal

Kebakaran terjadi di Ruang Operasi Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) Lantai 5 RSUD dr…

7 hours ago

Ikrar Pilkades Damai: Bupati Subandi Ajak Jaga Kondusivitas dan Pilih Pemimpin Terbaik

Pesta demokrasi lokal akan berlangsung di Kabupaten Sidoarjo. Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak akan dilakukan…

9 hours ago

Rumuskan Kuota Afirmasi hingga Fasilitasi Bimtek, Pemkab Sidoarjo Kawal Aspirasi Buruh

Bupati Sidoarjo Subandi menunjukkan kepedulian terhadap nasib para pekerja di Kota Delta. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo…

20 hours ago

Kemenag Jatim Sambut Rombongan Bhikku Jalan Kaki dari Bali ke Borobudur untuk Perdamaian

Suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan lintas agama mewarnai Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil…

22 hours ago

Target Zero Kematian, Wamenhaj Apresiasi Peningkatan Layanan Haji 2026

Angka kematian jemaah haji tahun ini tercatat mengalami penurunan signifikan dibanding tahun lalu. Hal ini…

22 hours ago

This website uses cookies.