Pasangan Glenn dan Florencia, warga Pakuwon City, yang diduga dikeroyok dan dianiaya WN China. (Foto: Istimewa)
METROTODAY, SURABAYA – Peristiwa penganiayaan terjadi di kawasan perumahan Pakuwon City, Surabaya.
Sepasang suami istri, Glenn, 27, dan Florencia, 26, menjadi korban pengroyokan hanya karena berani menegur sekelompok orang yang memarkirkan kendaraannya di area depan rumah korban.
Peristiwa yang terekam video amatir ini sempat viral di media sosial dan memicu kemarahan publik.
Kejadian berawal pada 28 April lalu, saat Glenn mendapati sebuah mobil terparkir sembarangan di area yang seharusnya tidak digunakan untuk parkir, tepat di halaman depan rumahnya.
Karena tidak mengetahui siapa pemilik kendaraan, Glenn kemudian memasang kerucut pengaman di atas mobil tersebut sebagai peringatan agar kendaraan dipindahkan.
Namun, tindakan itu ternyata memicu kemarahan sekelompok orang yang sedang nongkrong di sebuah kafe di seberang jalan.
Mengetahui hal itu, lima orang pelaku langsung mendatangi korban dan terlibat pertengkaran mulut.
Situasi memanas ketika salah satu dari rombongan itu memerintahkan temannya untuk memukul Glenn hingga jatuh ke tanah.
Persebaya Surabaya mengambil langkah besar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan performa pemain dan staf…
Venezuela dilanda bencana alam paling mematikan dalam beberapa decade terakhir setelah dua gempa bumi kuat…
Timnas Korea Selatan harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari Afrika Selatan pada laga…
Timnas Meksiko menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan cemerlang. Bermain di hadapan puluhan ribu…
Sebanyak 19 jemaah haji Debarkasi Surabaya masih belum dapat pulang ke Indonesia karena harus menjalani…
Memasuki masa libur sekolah, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya mengeluarkan imbauan…
This website uses cookies.