Tidak hanya Glenn, istrinya, Florencia, yang berusaha melerai pertikaian justru menjadi sasaran dan dilempari batu hingga mengalami luka berdarah.
Lei Juliana Mei, orang tua sekaligus kuasa hukum korban, menceritakan kronologi mengerikan tersebut dan membenarkan dampak yang dialami anak serta menantunya.
“Akibat kejadian itu, Glenn mengalami sejumlah luka di kepala, wajah, hingga kaki. Sementara Florencia juga terluka terkena lemparan batu. Keduanya hingga kini masih mengalami trauma mendalam atas perlakuan biadab tersebut,” ungkap Mei, Minggu (10/5).
Ia juga mengungkapkan dugaan serius terkait identitas para pelaku.
Dari lima orang yang melakukan pengeroyokan, empat di antaranya diduga kuat merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok. Keempat pelaku tersebut diketahui langsung melarikan diri usai melakukan aksinya.
Pihak keluarga sempat berupaya melakukan mediasi, namun pembicaraan tersebut tidak membuahkan titik temu.
Akhirnya, korban memilih jalur hukum dan telah melaporkan peristiwa ini ke Mapolrestabes Surabaya.
Status sebagai juara Asia ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan Qatar dari kenyataan pahit di Piala…
Dishub Kota Surabaya secara resmi menghentikan peredaran karcis parkir sebagai langkah lanjutan penerapan digitalisasi pengelolaan…
Panggung Piala Dunia 2026 telah memasuki fase paling mendebarkan. Matchday terakhir fase grup mulai bergulir…
Seorang perempuan berinisial RYS, warga Kelurahan Mlajah, Kabupaten Bangkalan, ditemukan meninggal dunia di dalam mobil…
Dinas Dikbud Kabupaten Sidoarjo resmi menggunakan hak jawab perihal potongan berita yang menyebut ribuan kursi…
Kolombia memastikan kursi di fase gugur Piala Dunia 2026 setelah menundukkan DR Kongo dengan skor…
This website uses cookies.