Ditegur Parkir di Depan Rumah, WNA Tiongkok Aniaya Warga Pakuwon City Surabaya

Tidak hanya Glenn, istrinya, Florencia, yang berusaha melerai pertikaian justru menjadi sasaran dan dilempari batu hingga mengalami luka berdarah.

Lei Juliana Mei, orang tua sekaligus kuasa hukum korban, menceritakan kronologi mengerikan tersebut dan membenarkan dampak yang dialami anak serta menantunya.

“Akibat kejadian itu, Glenn mengalami sejumlah luka di kepala, wajah, hingga kaki. Sementara Florencia juga terluka terkena lemparan batu. Keduanya hingga kini masih mengalami trauma mendalam atas perlakuan biadab tersebut,” ungkap Mei, Minggu (10/5).

Ia juga mengungkapkan dugaan serius terkait identitas para pelaku.

WhatsApp Image 2026-05-10 at 22.22.25
Mobil yang dipasangi cone (kerucut) pengaman karena parkir sembarangan di depan rumah korban yang memicu keributan. (Foto: Istimewa)

Dari lima orang yang melakukan pengeroyokan, empat di antaranya diduga kuat merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok. Keempat pelaku tersebut diketahui langsung melarikan diri usai melakukan aksinya.

Pihak keluarga sempat berupaya melakukan mediasi, namun pembicaraan tersebut tidak membuahkan titik temu.

Akhirnya, korban memilih jalur hukum dan telah melaporkan peristiwa ini ke Mapolrestabes Surabaya.

Tidak hanya Glenn, istrinya, Florencia, yang berusaha melerai pertikaian justru menjadi sasaran dan dilempari batu hingga mengalami luka berdarah.

Lei Juliana Mei, orang tua sekaligus kuasa hukum korban, menceritakan kronologi mengerikan tersebut dan membenarkan dampak yang dialami anak serta menantunya.

“Akibat kejadian itu, Glenn mengalami sejumlah luka di kepala, wajah, hingga kaki. Sementara Florencia juga terluka terkena lemparan batu. Keduanya hingga kini masih mengalami trauma mendalam atas perlakuan biadab tersebut,” ungkap Mei, Minggu (10/5).

Ia juga mengungkapkan dugaan serius terkait identitas para pelaku.

WhatsApp Image 2026-05-10 at 22.22.25
Mobil yang dipasangi cone (kerucut) pengaman karena parkir sembarangan di depan rumah korban yang memicu keributan. (Foto: Istimewa)

Dari lima orang yang melakukan pengeroyokan, empat di antaranya diduga kuat merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok. Keempat pelaku tersebut diketahui langsung melarikan diri usai melakukan aksinya.

Pihak keluarga sempat berupaya melakukan mediasi, namun pembicaraan tersebut tidak membuahkan titik temu.

Akhirnya, korban memilih jalur hukum dan telah melaporkan peristiwa ini ke Mapolrestabes Surabaya.

Artikel Terkait

Pilihan Editor

Pilihan Editor

Terpopuler

Artikel Terbaru

Artikel Terkait