“Hal kedua yang kita pastikan adalah keseragaman ketinggian dasar saluran. Memang semua saluran sudah ada, namun ada bagian yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan bagian lainnya, sehingga aliran air terhambat,” paparnya.
Sebagai gambaran, ia menyebutkan kondisi yang terjadi di Dukuh Menanggal dan Gayungsari. Saluran di Dukuh Menanggal terlihat kering, padahal di wilayah Gayungsari masih terdapat genangan air.
Hal ini terjadi karena perbedaan ketinggian yang membuat air tidak dapat mengalir menuju tempat pembuangan yang telah disediakan.
“Kalau kita amati, saluran di Menanggal itu kering, padahal di Gayungsari masih ada airnya. Padahal seharusnya semua air itu bisa dialirkan menuju saluran Menanggal, kemudian dipompa dan dibuang ke Kali Perbatasan Surabaya–Sidoarjo. Oleh karena itu, kita samakan semua ketinggiannya agar aliran berjalan sesuai rencana,” katanya.
Eri berharap seluruh pemangku kebijakan di tingkat kelurahan, kecamatan hingga dinas terkait memahami pola aliran air yang ada.
Pengetahuan ini akan menjadi dasar penting dalam menyusun rencana pembangunan ke depan, sehingga penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih terkoordinasi dan efektif.
“Dengan kegiatan hari ini, saya berharap para lurah, camat, dan seluruh jajaran sudah mengetahui ke mana arah aliran air tersebut. Sehingga setiap kali kita menyusun rencana pembangunan, sistem drainasenya sudah pasti terhubung dengan baik,” pungkasnya. (ahm)
Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menerapkan skema baru dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun…
Insiden kecelakaan yang menimpa jemaah haji kloter 2 Embarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo saat mengikuti…
Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak berhasil menangkap pelaku pembunuhan berinisial Hk, 44 di Jalan Kalimas,…
Suasana tenang Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, mendadak berubah duka setelah Kepala Desa setempat,…
Suasana duka menyelimuti Desa Buncitan, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (3/4/2026). Kepala Desa setempat, Mujiono,…
Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa…
This website uses cookies.